FKUB Kupang Memperkuat Koordinasi Menjaga Kerukunan Umat Beragama

  • 10 Mar 2026 11:52 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan Audiens dengan Pemerintah Kota yang di terima Walikota dr. Christian Widodo. Kegiatan Audiens yang di Pimpin Ketua Pdt Mercy Paula Pattikawa tersebut dalam rangka situasi dan rencana pelaksanaan konsultasi Nasional FKUB Tingkat Provinsi yang akan di gelar di bulan Oktober 2026 serta dukungan anggaran untuk kegiatan di maksud.

Ketua FKUB Kota Kupang, Pdt. Mercy Paula Pattikawa, S.Th, menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara FKUB dan pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama. Ia juga menyampaikan rencana Kota Kupang sebagai tuan rumah kegiatan Konsultasi Nasional FKUB yang akan menghadirkan perwakilan FKUB dari seluruh Indonesia. “Kami berharap dukungan dari pemerintah kota agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, sekaligus menjadi momentum memperkuat citra Kota Kupang sebagai kota toleransi,” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang selalu membuka ruang dialog dengan berbagai pihak, termasuk FKUB yang merupakan mitra strategis yang dibentuk pemerintah dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di daerah. “Saya dan seluruh jajaran pemerintah selalu membuka tangan dan hati untuk menerima masukan. FKUB adalah mitra penting pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Kupang,” Kata dr. Christian Widodo, Senin (9/3/2026)

Menurutnya, tujuan utamanya adalah menjaga agar tidak terjadi tindakan yang dapat memicu konflik. Kota Kupang harus tetap menjadi kota yang damai dan penuh toleransi,” jelasnya. Menurutnya, pendekatan dialog dan musyawarah menjadi langkah terbaik dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul. “Semua harus diselesaikan melalui mekanisme dan dialog. Kita duduk bersama, membuka hati, dan mencari jalan terbaik. Jangan sampai persoalan lokal justru memicu ketegangan yang lebih luas,” ungkapnya.

Wali Kota Kupang juga menyatakan dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap berbagai program FKUB yang bertujuan memperkuat kerukunan masyarakat. Ia juga mendorong FKUB untuk terus melakukan sosialisasi nilai-nilai toleransi kepada generasi muda serta memperkuat program Kampung Kerukunan di berbagai wilayah Kota Kupang. “Kota Kupang dikenal sebagai kota toleransi. Tugas kita bersama adalah menjaga warisan itu. Kerukunan tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus terus dirawat melalui dialog, pendidikan, dan kerja sama semua pihak,” ujarnya. (humas/anna).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....