Terseret Arus Banjir di Manusak, Nyawa Remaja Lenyap

  • 09 Mar 2026 10:00 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Salah seorang remaja asal Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, terseret arus di Sungai Manusak, Minggu 8 Maret 2026. Insiden ini disebabkan oleh cuaca ekstrem dan hujan yang melanda wilayah Kabupaten Kupang belakangan ini. Remaja yang mengalami peristiwa ini bernama Dominigus De Jesus Frias (L) yang berusia 18 tahun.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Mexianus Bekabel, ketika dikonfirmasi Wartawan membenarkan terkait insiden tersebut. "Ya benar kita terima laporan ada warga terseret arus banjir di Sungai Manusak," ujarnya.

Kepala KPP Kupang Kupang ini juga menjabarkan kronologis terkait insiden tersebut tersebut. Ia mengungkapkan laporan terkait kejadian ini diterima pada pukul 19.45 WITA dari Babinsa Kecamatan Kupang Timur, Manuel Amaral.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban telah pergi menggembalakan ternak di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur sekitar pukul 15.00 WITA. Ketika pukul 16.00 WITA, korban hendak pulang ke rumah dengan melintasi Sungai Manusak. Pada kesempatan yang sama korban diduga terseret arus sungai yang sedang meluap akibat hujan deras

Pasca kejadian tersebut upaya pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga korban, masyarakat setempat, serta aparat desa. Namun hingga saat laporan disampaikan, korban belum ditemukan.

Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang untuk mendapatkan bantuan operasi SAR. Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 20.10 WITA, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang yang terdiri dari 10 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan dua unit rescue car jenis D-Max dengan membawa peralatan SAR pendukung guna melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Tim SAR tiba di Desa Manusak pada pukul 20.55 WITA dan langsung berkoordinasi dengan keluarga korban serta unsur SAR lainnya. Pada pukul 21.30 WITA, Tim SAR Gabungan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian dengan metode penyisiran di sekitar area sungai.

Dan pada pukul 00.45 WITA, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang, untuk proses penanganan lebih lanjut.

Dengan ditemukannya korban, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah terlibat dalam operasi pencarian. Setelah upaya evakuasi berhasil, secara resmi Operasi SAR ditutup.

Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi. Ada pun yang turut terlibat dalam Operasi SAR ini yakni: Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Babinsa Kupang Timur, BPBD Kabupaten Kupang, Polsek Kupang Timur, Masyarakat setempat, dan Keluarga korban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....