BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca NTT Tiga Harian
- 08 Mar 2026 11:21 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlaku pada 8-10 Maret 2026. Peringatan ini dikeluarkan menyusul potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat terjadi di sejumlah wilayah.
“Pada 8 Maret 2026, BMKG menetapkan status waspada hujan sedang hingga lebat di wilayah Flores Timur, Timor Tengah Selatan (TTS), Belu dan Sabu Raijua. Sementara status siaga hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan Rote Ndao,” kata Kepala Stasiun Meteorologi, Sti Nenot’ek di Kupang, Minggu 8 Maret 2026.
Ia menambahkan, prospek cuaca pada, Senin 9 Maret 2026, potensi hujan sedang hingga lebat meluas ke sejumlah wilayah seperti TTU, TTS, Belu, Malaka, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata hingga Alor. Kondisi ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas cuaca di sebagian besar wilayah NTT.
“Pada hari yang sama, BMKG juga menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Manggarai serta wilayah Sumba yang meliputi Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya,” ujar Sti.
Sementara pada 10 Maret 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan masih terjadi di Kota Kupang, Belu, TTU. TTS, Sabu Raijua, Rote Ndao, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata dan Alor.
“Pada periode yang sama, sejumlah wilayah juga berstatus siaga hujan lebat hingga sangat lebat antara lain Kabupaten Kupang, Malaka. Selain itu di Wilayah Sumba yang mencakup Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya,” ucapnya.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang yang dapat terjadi di berbagai wilayah NTT selama periode tersebut, di antaranya Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, TTS, TTU, Belu, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende serta wilayah Sumba. “Kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer regional seperti menguatnya Monsun Asia, aktivitas gelombang atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) serta keberadaan sistem tekanan rendah di wilayah Darwin, Australia bagian utara yang meningkatkan pertumbuhan awan konvektif di wilayah NTT,” ujar Sti.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....