Pemprov NTT Luncurkan Sei Babi KikiKaka
- 04 Mar 2026 12:55 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi meluncurkan produk olahan Sei Babi KikiKaka Bolok sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi desa yang diinisiasi Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Peluncuran produk tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong hilirisasi sektor peternakan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya di Desa Bolok, Kabupaten Kupang.
Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, Jhon Oktivianus, mengatakan pengembangan produk olahan berbasis potensi lokal merupakan bagian dari upaya membangun sistem usaha peternakan yang berkelanjutan. Menurutnya, Desa Bolok memiliki potensi sumber daya alam yang cukup baik serta produktivitas lahan yang mendukung berbagai aktivitas ekonomi masyarakat.
Warga setempat diketahui memiliki beragam mata pencaharian, mulai dari bertani, beternak, nelayan hingga berdagang.
“Dengan potensi yang ada, kami melihat Desa Bolok sangat layak dikembangkan sebagai sentra produk olahan hasil peternakan. Pengembangan Sei Babi KikiKaka Bolok diharapkan membuka lapangan kerja baru dan mendorong tumbuhnya pelaku usaha lokal,” ucap Jhon Oktivianus, Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT, saat di temui RRI.CO.ID, Jumat, 27 Februari 2026.
Jhon menjelaskan, program pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi ternak, tetapi membangun sistem usaha secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Mulai dari proses budidaya ternak, pengolahan daging, teknik pengemasan, hingga strategi pemasaran produk.
Pendekatan tersebut dinilai penting agar produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki kualitas yang baik, tetapi juga memiliki daya saing di pasar yang lebih luas. Sei Babi KikiKaka Bolok sendiri telah dikemas secara modern dan siap dipasarkan.
Produk ini diharapkan mampu menjadi ikon baru produk olahan khas daerah sekaligus memperkuat identitas kuliner lokal NTT. Selain itu, pengembangan produk olahan seperti Sei Babi KikiKaka Bolok juga menjadi bagian dari strategi peningkatan nilai tambah komoditas peternakan.
Selama ini, sebagian besar hasil ternak dijual dalam bentuk bahan mentah, sehingga nilai ekonominya relatif lebih rendah. Melalui proses pengolahan dan pengemasan yang baik, nilai jual produk meningkat dan keuntungan yang diperoleh masyarakat juga lebih besar.
Hal ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan warga desa. Pemerintah Provinsi NTT menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Tidak hanya dari sisi produksi, tetapi juga dalam hal manajemen usaha, perizinan, hingga perluasan akses pasar. Dengan peluncuran Sei Babi KikiKaka Bolok, pemerintah berharap semakin banyak desa di NTT yang mampu mengembangkan produk unggulan berbasis potensi masing-masing wilayah.
Program ini diharapkan menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah di Nusa Tenggara Timur. (Andry/Ady)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....