Pemda Rote Ndao Tangani Abrasi Pantai Namodale

  • 04 Mar 2026 07:58 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Abrasi pantai kembali menjadi perhatian serius di Namodale. Pengikisan garis pantai memicu kekhawatiran warga pesisir.

Fenomena ini dipicu gelombang laut dan arus pasang surut. Aktivitas manusia turut memperparah kerusakan pesisir.

Penambangan pasir ilegal dan rusaknya vegetasi disebut pemicu utama. Garis pantai terus mundur dan lahan semakin menyusut.

Dampaknya mengancam pemukiman warga dan pariwisata. Mata pencaharian nelayan juga terdampak langsung.

Edy Manafe

Plt Kepala BPBD Rote Ndao, Edy Manafe, kepada RRI, Selasa, 3 Maret 2026 menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat. Ia menyebut abrasi tidak lepas dari campur tangan manusia.

“Kami sudah lakukan sosialisasi agar warga tidak menambang pasir ilegal,” ujarnya. Ia mengajak masyarakat menjaga lingkungan pesisir.

BPBD terus membangun komunikasi dengan warga sekitar pantai. Upaya pencegahan dinilai harus melibatkan semua pihak.

Pemerintah daerah menilai abrasi sebagai peringatan serius. Sinergi masyarakat dan pemerintah menjadi kunci keberlanjutan pesisir. (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....