Bupati Yos Bersua KSOP Kupang Bahas Akses Penyebrangan

  • 25 Feb 2026 10:36 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Bupati Kupang bersama jajaran Pimpinan OPD, Kadis Perhubungan Frits Kuhurima, Kaban Penda Nano Ganggas, Kadis PU Tonci Teuf, Camat Semau dan Semau selatan serta para Kepala Desa se-Kecamatan Semau melakukan audiens bersama Kantor Kesyahbadaran Otoritas dan Pelabuhan KSOP Kelas III Kupang dan Angkutan Sungai Danua dan Penyebrangan ASDP Kupang di Tenau, Selasa, 24 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kupang Yosef Lede meminta dukungan KSOP Kelas III Kupang bersama Pelni dan ASDP melancarkan arus transportasi di wilayah Kabupaten Kupang khususnya pelayanan kapal Fery Kupang - Semau yang saat ini sudah berjalan, namun belum rutin dan melayani di waktu-waktu tertentu saja.

Pada kesempatan tersebut Bupati Yosef berharap agar pelayanan Fery Kupang Semau PP, dapat dilaksanakan setiap hari dan melayani jadwal pagi dan sore hari guna membantu akses transportasi dan kehidupan masyarakat. "Akses transportasi yang baik berdampak pada kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat bisa menjual hasil bumi, bisa membeli kebutuhan dasar di Kupang dan yang terpenting, wisatawan yang mau datang ke Semau dapat datang kapan saja dan pulang dengan jadwal waktu penyeberangan yang pasti," kata Bupati Yosef.

Bupati Yos menuturkan, pembangunan sektor pariwisata di Pulau Semau tentunya akan dikerjakan secara maksimal oleh Pemerintah Kabupaten Kupang, seperti pembangunan Patung Kristus dan pengembangan Pantai Liman sebagai wisata premium di wilayah Kabupaten Kupang. Ia menjelaskan bahwa suplai bahan material di Pulau Semau sebagian besar dibeli dari Kupang.

Namun kondisi rute yang dijalani saat ini sangat mengganggu proses pembangunan dan ekonomi masyarakat karena Pulau Semau akan menjadi destinasi wisata kelas premium. Yos Lede mengemukakan bahwa masyarakat juga ingin hidup dengan baik mengingat akses di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi sangat tinggi.

Yosef Lede juga menjadwalkan bahwa besok proses pengerjaan di lokasi Patung Kristus akan segera dimulai. Selain itu, Ia menerangkan bahwa dalam minggu ini pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Menteri BUMN. Oleh sebab itu, Ia akan mengusulkan pembangunan hotel milik BUMN di Liman.

Bupati Yos juga menekankan agar penyebrangan Kupang-Semua bisa terjadwal dengan baik sehingga tdk mengganggu proses pembangunan di wilayah Semau.

"ASDP tolong bantu kami karena mulai bulan depan sudah dilakukan pembangunan dan kita membutuhkan mobilitas yang cukup tinggi untuk mengangkut bahan bangunan. Kiranya KSOP bisa berkoordinasi dengan pihak ASDP untuk bisa melihat ini sebagai sesuatu yang penting. Karena banyak petani kita yang sudah membawa hasil panen mereka namun kapal tidak kunjung datang," ujarnya.

Selain itu, Bupati Kupang juga meminta dukungan terkait parkiran di wilayah pelabuhan, agar sebagian wilayah perkiran ASDP bisa diberikan ke Pemerintah Kabupaten Kupang dan akan ditempatkan petugas di pintu masuk untuk mobilitas kendaraan yang memuat material. Hal tersebut perlu diperhatikan sehingga semua kendaraan yang keluar dari wilayah Kabupaten Kupang yang memuat material wajib membayar pajak demi meningkatkan PAD di wilayah Kabupaten Kupang.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas III Kupang, Simon B. Baon, dalam penyampaiannya mendukung penuh permintaan Bupati Kupang. "Saya setuju dengan masukan Bupati Kupang. Kita ada disini untuk berdiskusi mencari solusi dan potensi demi mendukung pengembangan ekonomi dan sektor wisata," ujarnya.

Menanggapi pembangunan Patung Kristus Raja yang akan memiliki potensi dan dampak besar seperti religi, wisata, dan ekonomi masyarakat maka pihaknya siap mendukung dengan menyediakan transportasi darat, laut, dan udara. Ia juga meminta kepada pihak ASDP Kupang untuk melihat kembali pelayaran Rute Kupang-Semau.

Tidak hanya itu, KSOP Kelas III Kupang sudah mengusulkan rencana pembangunan pelabuhan Sulamu dengan dana kurang lebih 52 M untuk tahun 2027. Namun masih kendala lahan sehingga pihaknya ingin berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan agar ada percepatan dalam rencana pembangunan tersebut. Sebab, pelabuan tersebut adalah cikal bakal pengembangan dari pelabuhan Tenau.

Simon Baon juga mengakui terkait galian C, seperti pasir Takari yang sudah diuji oleh laboratorium, yang juga termasuk dalam material pembangunan favorit di Kupang. Tidak hanya bahan material namun potensi ternak juga bisa dialihkan melalui muatan ternak ke Sulamu untuk mengangkut ternak-ternak dari Kupang menuju Sulamu yang mana hasil tersebut bisa menopang potensi PAD yang sangat menjanjikan.

Turut hadir, Kepala ASDP Kupang yang diwakili oleh Manager Teknik dan Usaha ASDP, Kepala Pelni Kupang Teguh Hari Setiadi, para Pejabat Struktural ASDP, para pimpinan OPD Lingkup Kabupaten Kupang, Camat Semau dan Semau Selatan serta para Kades.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....