Tak Kunjung Pulang, Tim SAR Sisir Sungai Mondu
- 23 Feb 2026 09:56 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menerima laporan kondisi membahayakan manusia berupa satu orang yang belum kembali dari Sungai Mondu, Desa Mondu, Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Laporan tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Mondu, Geraid sejak Minggu, 22 Februari 2026 pukul 15.30 WITA.
Korban dalam peristiwa ini bernama Sofiani Temba Kanggu (p) berusia 46 tahun asal Desa Mondu Kecama Tanatang. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel ketika dikonfirmasi wartawan Senin, 23 Februari 2026 membenarkan terkait peristiwa tersebut.
"Benar kita menerima laporan terkait warga yang belum kembali dari Sungai di Desa Mondu Sumba Timur, " ujarnya. Kepala KPP Kupang menjelaskan bahwa berdasarkan laporan yang diterima, korban diketahui pergi ke Sungai Mondu pada Minggu, 22 Februari 2026 sekitar pukul 09.00 WITA untuk mencuci pakaian.
Sekitar 30 menit kemudian, suami korban menyusul ke sungai. Namun, ketika tiba di lokasi, Ia hanya menemukan barang-barang cucian milik korban. Suami korban kemudian berupaya melakukan pencarian di sekitar sungai, namun korban tidak ditemukan.
Upaya pencarian selanjutnya dilakukan bersama warga setempat, tetapi hingga saat laporan diteruskan hasilnya masih nihil. Melalui Kepala Desa Mondu, informasi tersebut kemudian disampaikan ke Pos SAR Waingapu untuk permintaan bantuan Operasi SAR.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 15.50 WITA, Tim Rescue Pos SAR Waingapu yang terdiri dari 10 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan 1 unit Rescue Car dan dilengkapi dengan peralatan SAR pendukung untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
Hingga Minggu, 22 Februari 2026 pukul 18.40 WITA, Tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian menggunakan Aqua Eye serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan hasil sementara masih nihil.
Operasi SAR akan dilanjutkan kembali pada Senin, 23 Februari 2026 pukul 07.00 WITA, dengan melibatkan unsur SAR gabungan dari Pos SAR Waingapu, BPBD Sumba Timur, Polsek Haharu, Posal Waingapu, Polair Waingapu, serta masyarakat dan keluarga korban. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang akan terus memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan operasi SAR tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....