Bupati Sumba Tengah Tekankan Inovasi dan Optimalisasi PAD
- 22 Feb 2026 01:00 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba : Pemerintah Kecamatan Katiku Tana menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah tahun 2026 (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu, bersama Wakil Bupati M. Umbu Djoka, serta unsur pimpinan dan anggota DPRD, jajaran perangkat daerah, hingga para tokoh masyarakat di Kecamatan Katiku Tana.
Musrenbang tingkat kecamatan tersebut mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Daerah Melalui Pembangunan dan Pengembangan Sektor-Sektor Prioritas.” Hadir pula unsur Forkopimcam, perwakilan lembaga perbankan dan BPJS, kepala desa bersama delegasi desa, kepala sekolah, kepala puskesmas, tokoh agama, tokoh perempuan, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memberi warna dalam forum perencanaan tahunan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Paulus S. K. Limu menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Ia mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar tidak pasif, melainkan terus menggali serta mengoptimalkan sumber-sumber pembiayaan daerah guna memperkuat kapasitas fiskal.
Menurutnya, sejumlah potensi pendapatan daerah yang bisa dimaksimalkan antara lain Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang diproyeksikan meningkat hingga 400 persen, retribusi air bersih, pengembangan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan pariwisata Konda Maloba dan Lenang, retribusi sampah, serta sumber pendapatan lainnya. Jika dikelola secara terorganisir dan transparan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) diyakini akan meningkat signifikan dan berdampak langsung pada pembiayaan program strategis serta penurunan angka kemiskinan.
Bupati juga meminta setiap perangkat daerah segera menyusun Rencana Strategis (Renstra) sesuai kebutuhan dan prioritas masing-masing, kemudian menurunkannya dalam Rencana Kerja (Renja) yang memuat program dan kegiatan konkret. Renstra yang telah disusun diminta untuk disampaikan kepada Bupati dan Pimpinan DPRD paling lambat 28 Februari 2026 agar tercipta keselarasan arah kebijakan antara eksekutif dan legislatif.
Selain program yang bersumber dari APBD, Bupati menegaskan pentingnya menjalankan program strategis non-APBD seperti Program Pekarangan Pro Oli Mila Model (PK POM) serta gerakan “Menanam Sejuta Harapan Kopi Robusta.” Pemerintah menargetkan penanaman 200 ribu anakan kopi robusta selama lima tahun hingga mencapai satu juta pohon, dengan harapan Kabupaten Sumba Tengah kelak dikenal sebagai daerah penghasil kopi robusta.
Menutup arahannya, Bupati memotivasi peserta Musrenbang agar terus menanam dan membangun nilai sebagai fondasi kemajuan daerah menuju Sumba Tengah yang berdaya saing dan sejahtera. (Jl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....