Cuaca NTT Didominasi Awan Tebal dan Hujan Ringan

  • 17 Feb 2026 21:11 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Prakiraan cuaca wilayah Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 18 Februari 2026 menunjukkan kondisi cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan tebal sejak pagi hari.

Kepala Stasiun Meteorologi, Sti Nenot’ek di Kupang, Selasa, 17 Februari 2026 menyampaikan pada periode ini, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di Kota Kupang, Oelamasi, Sabu, dan Labuan Bajo. Sementara potensi hujan sedang berpeluang terjadi di Ba'a.

memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan berawan tebal hingga hujan ringan di sebagian wilayah NTT.

“Potensi hujan sedang diprakirakan terjadi di wilayah Soe dan Betun, sedangkan potensi hujan disertai petir atau kilat berpeluang terjadi di Ende dan Mbay,” tambahnya.

Pada malam hari, kondisi cuaca diprakirakan berawan tebal. Potensi hujan ringan berpeluang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Alor selain beberapa wilayah yang telah diprakirakan sebelumnya.

“Sementara pada dini hari, cuaca diprakirakan berawan tebal. Potensi hujan ringan berpeluang terjadi di Larantuka dan beberapa wilayah lain, sedangkan potensi hujan sedang berpeluang terjadi di wilayah Sabu. Selain itu, potensi kabut diprakirakan terjadi di wilayah Borong dan Ruteng,” lanjut Sti.

Suhu udara di wilayah NTT umumnya berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celcius. Sementara di wilayah dataran tinggi seperti Manggarai dan Ngada serta wilayah dataran tinggi lainnya, suhu udara berkisar antara 19 hingga 22 derajat Celcius.

Arah angin umumnya bertiup dari selatan hingga barat laut dengan kecepatan 7 hingga 28 kilometer per jam.

“BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang yang dapat disertai angin kencang berdurasi singkat di sejumlah wilayah, di antaranya Timor Tengah Selatan, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Nagekeo, dan Sikka,” ujarnya.

Sti juga mengajak masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang yang berpeluang terjadi di wilayah Sabu Raijua. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca resmi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....