BNNK Rote Ndao Soroti Ancaman Narkoba Pelajar

  • 13 Feb 2026 02:05 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote Ndao – Penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda di Indonesia, termasuk di Nusa Tenggara Timur. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Rote Ndao menegaskan upaya pencegahan harus terus diperkuat di kalangan pelajar.

Ketua Tim P2M BNNK Rote Ndao, Mona Siagian, menyampaikan hal itu dalam Obrolan Sanksi di Pro 1 RRI Rote, Rabu, 11 Februari 2026. Ia menjelaskan data prevalensi penyalahgunaan narkotika secara nasional menunjukkan tren peningkatan.

“Angka prevalensi penyalahguna itu sudah menyentuh angka 2,11 persen, meningkat dari tahun sebelumnya 1,73 persen,” ujarnya. Angka tersebut setara dengan jutaan penduduk usia produktif yang pernah menggunakan narkotika.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi peringatan bahwa narkoba masih menjadi ancaman nyata bagi generasi muda. Upaya edukasi dan sosialisasi dinilai penting untuk mencegah penyalahgunaan sejak usia sekolah.

Untuk wilayah NTT, Mona menyebut ribuan orang tercatat sebagai korban penyalahgunaan narkotika berdasarkan data sebelumnya. Di Kabupaten Rote Ndao sendiri, hingga tahun 2025 terdapat belasan klien yang telah ditangani melalui rehabilitasi oleh BNNK Rote Ndao.

“Untuk kategori remaja tahun 2026 ini kami baru menangani satu anak yang menyalahgunakan kecubung,” katanya. Ia menjelaskan meski kecubung bukan narkotika, tanaman tersebut termasuk bahan adiktif yang berdampak serius.

Sementara itu, Pelajar Duta Anti Narkoba Rote Ndao, Nindy Lovdorista Hendrik, menegaskan generasi muda harus memiliki tujuan hidup yang jelas. Menurutnya, pelajar harus berani menolak narkoba sebagai pelarian dari masalah.

“Pelajar cerdas dan hebat tanpa narkoba itu mereka yang mempunyai tujuan hidup yang jelas dan mampu mengambil keputusan yang tepat untuk tidak mengambil narkoba sebagai pelarian dari masalah,” ucapnya.

Ia menambahkan narkoba dapat menyebabkan ketergantungan dan merusak masa depan. “Narkoba itu menyebabkan ketergantungan sehingga peluang untuk mencapai masa depan itu sangat kecil,” katanya.

BNNK Rote Ndao menegaskan pencegahan tidak bisa dilakukan sendiri oleh lembaga. Kolaborasi keluarga, sekolah, dan masyarakat dinilai penting untuk membentuk lingkungan yang aman dari narkoba. (NLL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....