Abrasi Rusak 240 Meter Tanggul di Kelurahan Namodale

  • 12 Feb 2026 10:14 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Abrasi pantai kembali merusak tembok penahan gelombang di Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT. Kerusakan terjadi di kawasan pesisir RT 08 dan mengancam permukiman warga pada Kamis, 12 Februari 2026.

Lurah Namodale, Agusthinus Ndolu, mengatakan tembok itu sudah retak sejak 2023. “Kerusakan serupa kembali terjadi pada tahun 2024,” ujarnya.

Ia menyebut pihak kelurahan bersama BPBD dan PUPR telah melakukan pengukuran lapangan. “Kami sudah turun beberapa kali dan masuk dalam SK bencana,” katanya.

Namun hingga kini, perbaikan belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran. “Kondisi itu belum bisa ditangani secara permanen,” ucapnya.

Lurah Namodale, Agusthinus Ndolu

Agusthinus merinci, sepanjang 150 meter tembok mengalami rusak berat. “Sisanya sekitar 90 meter rusak ringan,” ungkapnya.

Total kerusakan tembok penahan gelombang mencapai sekitar 240 meter. “Data lengkapnya ada di PUPR dan BPBD,” ujarnya.

Sebagai langkah darurat, warga diminta menyiapkan karung pasir sebagai penahan sementara. “Itu untuk mengurangi dampak gelombang laut,” katanya.

Ia menambahkan, sedikitnya empat rumah warga pesisir hampir roboh akibat abrasi. “Bagian dapur dan kamar mandi warga rusak berat,” tambahnya. (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....