Tembok Penahan Ombak di Kelurahan Namodale Kembali Rusak

  • 12 Feb 2026 09:46 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote - Tembok pemecah gelombang di RT 08 sebelah kali Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, saat ini Kamis, 12 Februari 2026 kembali mengalami kerusakan. Kondisi ini mengancam keselamatan warga pesisir di wilayah tersebut.

Lurah Namodale, Agusthinus Ndolu, kepada RRI mengatakan keretakan sudah terjadi sejak 2023. “Kerusakan itu berulang lagi pada tahun 2024,” katanya.

Ia menjelaskan, pihak kelurahan bersama BPBD dan Dinas PUPR telah turun melakukan pengukuran. “Kami sudah ukur beberapa kali dan masuk dalam SK bencana,” ujar Agusthinus.

Namun, keterbatasan anggaran membuat perbaikan belum dapat dilakukan hingga saat ini. “Kondisi itu belum bisa dikerjakan karena keterbatasan anggaran,” ungkap Lurah Namodale itu.

Agusthinus menyebut hasil pengukuran terbaru menunjukkan kerusakan cukup serius. “Sebanyak 150 meter rusak berat dan 90 meter rusak ringan,” ujarnya.

Ia menambahkan, total panjang tembok yang terdampak mencapai sekitar 240 meter. “Data lengkapnya ada di Dinas PUPR dan BPBD,” ucapnya.

Pemerintah kelurahan bersama warga kini melakukan penanganan sementara secara swadaya. “Kami minta warga siapkan karung pasir sebagai penahan sementara,” tuturnya.

Empat rumah warga pesisir dilaporkan hampir roboh akibat gelombang laut. “WC, kamar mandi, dan dapur warga sudah rusak berat,” kata Agusthinus. (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....