Asesor BAN-PT Sebut Pendidikan Bermutu Hasilkan Lulusan Berkualitas
- 11 Feb 2026 16:09 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Asesmen Lapangan Akreditasi Institusi di Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia (STTII) Kupang resmi berlangsung pada 9-11 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sebagai bagian dari penilaian mutu tata kelola, akademik, dan capaian tridarma perguruan tinggi.
“Pendidikan yang baik dan maju harus mampu memberikan mutu pendidikan yang berkualitas kepada mahasiswa, sehingga mereka tidak hanya dibentuk menjadi pelayan-pelayan Tuhan, tetapi juga mampu berkembang dan maju sebagai pelayan Tuhan yang kontekstual,” ujar Asesor kedua dari BAN-PT, Dr. Agus Santoso, dalam sesi penyampaian pandangan awal asesmen.
Sementara itu, Asesor I BAN-PT, Prof. Dr. Sudarman, M.Ag, menekankan pentingnya komitmen kelembagaan dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Menurutnya, akreditasi bukan sekadar proses penilaian administratif, tetapi momentum refleksi dan penguatan sistem internal perguruan tinggi.
Ia menyampaikan bahwa tata kelola yang transparan, kepemimpinan yang visioner, serta sinergi antara pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan daya saing institusi ke depan. Hal tersebut dinilai sangat menentukan keberlanjutan dan reputasi lembaga pendidikan tinggi.
Asesmen Lapangan yang berlangsung di kampus STT Injili Indonesia Kupang ini mencakup verifikasi dokumen, wawancara dengan pimpinan institusi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta pengguna lulusan. Seluruh rangkaian asesmen berlangsung di lingkungan kampus STTII Kupang dengan pendampingan dari BAN-PT.
“Akreditasi hendaknya dipahami sebagai proses pembinaan dan peningkatan mutu secara terus-menerus, sehingga institusi mampu berkembang secara sehat dan memberikan kontribusi nyata,” ujar Prof. Dr. Sudarman, M.Ag.
Hari kedua Asesmen Lapangan diisi dengan wawancara dengan alumni dan pengguna lulusan oleh Dr. Agus Santoso. Hadir memberi keterangan lewat zoom, Kepala Bidang Bimas Kristen Kanwil Kementerian Agama NTT Yakobis Oktavianus, MM selaku steakholder dari pemerintah.
Di ruangan lain, berdasarkan pengamatan RRI di Lapangan, Prof. Sudarman melakukan wawancara terpisan dengan belasan mahasiswa. Setelah kegiatan ini, tim asesor secara mandiri menyelesaikan hasil asesmen dan mengakhiri hari kedua dengan penandatangan berita acara. (ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....