Pemerintah NTT Berkomitmen Melindungi Daya Saing Beli Masyarakat

  • 11 Feb 2026 11:59 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang –  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini  memastikan stabilitas harga pangan di 22  Kabupaten dan Kota tetap terjaga. Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam kegiatan High Level Meeting bersama tim Pengendali Inflasi Daerah di Kupang menegaskan komitmennya untuk melindungi daya beli masyarakat melalui strategi pengendalian inflasi yang lebih solid.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena,S,Si.,Apt menegaskan bahwa persoalan inflasi bukan sekadar deretan angka statistik di atas kertas. “Berbicara tentang inflasi, sesungguhnya kita sedang berbicara tentang isi dapur rakyat, daya beli keluarga kecil, dan kepastian hidup masyarakat kita,”Kata Melkiades Laka Lena, Senin (9/2/2026).  Menurut Gubernur Melkiades Laka Lena,srabilitas harga barang kebutuhan pokok masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga keberlangsung hidup banyak orang dan daya beli masyarakat di seluruh diwilayah Desa,kecamatan dan kabupaten/kota di Provinsi NTT.

Kegiatan  High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Kota Kupang, tersebut yang di hadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengambil Thema “ Sinergi Memperkuat Ketahanan Pangan untuk Ekonomi NTT yang tumbuh kuat dan berkelanjutan turut di hadiri Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia J. Nomleni, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flouri Rita Wuisan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Adidoyo Prakoso, jajaran Forkopimda, Pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTT, Pimpinan Perbankan, serta insan pers. Pertemuan tingkat tinggi ini difokuskan pada kesiapan NTT menghadapi "musim perayaan" (festive season) yang padat di awal tahun 2026, mulai dari Imlek, Ramadhan, Idul Fitri, Nyepi, hingga Paskah.(humas/anna).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....