Spiritual Gereja Sangat Vital Sebagai Sumber Pengharapan Jemaat

  • 11 Feb 2026 11:50 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang –   Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Pembukaan Sidang  Majelis Sinode  ke-54 Tahun yang di Gelar Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dengan Thema “Lakukan keadilan, cintai kesetiaan dan hidup rendah hati di hadapan Allah”.

Dalam sambutannya Wakil Gubernur NTT  Irjen Pol (Purn) Johni Asadoma,  menyoroti tantangan besar yang dihadapi daerah, seperti stunting, pengangguran, dan KDRT. Ia menilai peran spiritual gereja sangat vital sebagai sumber pengharapan masyarakat. “Kondisi ini menuntut kepedulian bersama untuk menghadirkan kasih. Kami mengapresiasi GMIT yang tidak hanya fokus pada pembinaan rohani, tetapi juga aktif dalam pendidikan dan pemberdayaan ekonomi,” kata Johni, Senin (9/2/2026).

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt yang turut hadir dalam pembukaan persidangan tersebut memberikan mengapresiasi relasi harmonis antara pemerintah dan klasis-klasis GMIT, terutama dalam sinkronisasi data masyarakat untuk pelaksanaan program pelayanan.

Persidangan yang dijadwalkan berlangsung selama enam hari (9–14 Februari 2026) ini diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Helda Mimi Sir-Seo sebagai liturgos dan Pdt. Arthasasta Nifu sebagai pengkhotbah.

Dalam ibadah tersebut, dilakukan pula prosesi perhadapan Majelis ex-officio antar-waktu periode 2024-2027 untuk empat Klasis, yakni: Pdt. Papy James Welhem Foeh (Ketua Majelis Klasis Fatuleu Barat), Pdt. Selhisama Leimakali (Ketua Majelis Klasis Mataru), Pdt. Doris Albertus Lopo Boys (Ketua Majelis Klasis Amarasi Barat) dan Pdt. Mariana Ndjukambani (Ketua Majelis Klasis Soe Timur).(anna)

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....