Cerita Siswi Sumba Hadapi Profesor Dunia saat Presentasi

  • 11 Feb 2026 09:52 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Menghadapi panelis yang terdiri dari profesor dunia menjadi tantangan tersendiri bagi tiga siswi SMA asal Waikabubak. Saat mempresentasikan karya ilmiah di Jepang, mereka harus berbicara di depan para ahli dari berbagai negara maju dengan penuh percaya diri.

Josepin Eugenia, salah satu presenter, menceritakan bahwa dirinya sempat merasa sangat gugup saat memasuki ruangan konferensi. Namun, sambutan hangat dan senyuman dari para profesor Korea dan Cina di dalam ruangan tersebut memberinya kekuatan tambahan untuk berbicara.

Sesi presentasi berlangsung selama total lima belas menit, yang terdiri dari dua belas menit pemaparan dan tiga menit tanya jawab. Mereka tampil memukau dengan mengenakan busana adat tenun Sumba yang menunjukkan identitas budaya mereka di panggung internasional.

Tantangan lain yang dihadapi adalah perbedaan cuaca yang sangat ekstrem saat musim dingin di Jepang yang mencapai suhu lima derajat. Meski beberapa anggota tim sempat mengalami gangguan kesehatan seperti flu, mereka tetap fokus memberikan performa terbaik demi nama baik daerah.

Pengalaman unik juga dialami Riana saat seorang profesor dari Korea Selatan merasa terkagum-kagum dengan usia muda mereka. Bahkan, profesor tersebut memberikan kartu identitasnya dan menawarkan peluang untuk melanjutkan studi di Korea setelah lulus sekolah nanti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....