BMKG Ungkap Faktor Penyebab Hujan di NTT
- 11 Feb 2026 04:43 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini dipengaruhi sejumlah dinamika atmosfer skala regional. Faktor utama yang terpantau antara lain menguatnya Monsun Asia, fenomena La Nina lemah, serta aktivitas gelombang atmosfer Low yang berdampak terhadap peningkatan potensi hujan di wilayah NTT.
“Selain itu, terpantau adanya pusat tekanan rendah di utara Australia, tepatnya di wilayah Teluk Carpentaria. Kondisi ini memicu terbentuknya daerah pertemuan dan belokan angin di atas wilayah NTT yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif,” kata Prakirawan BMKG Vitro Nurvandyanto di Kupang, Selasa (10/2/2026).
Dampak dari kondisi tersebut berpeluang menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hujan tersebut juga berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat di beberapa wilayah NTT.
“Secara vertikal, kondisi atmosfer juga didukung oleh kelembapan udara yang cukup tinggi. Pada lapisan 800 milibar hingga 500 milibar, kelembapan udara terpantau berkisar antara 70 hingga 95 persen yang sangat mendukung pertumbuhan awan hujan,” ujar Vito.
Kondisi ini memungkinkan terbentuknya awan hujan yang tumbuh secara vertikal sehingga meningkatkan peluang terjadinya hujan dengan intensitas lebih tinggi. Situasi ini perlu menjadi perhatian masyarakat terutama yang berada di wilayah rawan bencana.
“Masyarakat diimbau mewaspadai dampak hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi cuaca tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang,” kata Vito.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Kewaspadaan dini diharapkan dapat meminimalkan risiko kerugian akibat bencana hidrometeorologi di wilayah NTT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....