Kolaborasi Kemanusiaan Kurangi Risiko Bencana di Kabupaten Kupang

  • 09 Feb 2026 23:08 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang-Di ruang rapat Bupati Kupang, pada Senin (9/2/2026), suasana pertemuan tak sekadar dipenuhi agenda formal, tetapi juga semangat kepedulian terhadap sesama. Bupati Kupang, Yosef Lede, menerima audiensi LSM CIS Timor bersama lembaga pendukungnya, Margareth A. Cargill Philanthropy (MACP) dan Catholic Relief Service (CRS), dalam rangka memperkuat kerja sama pengurangan risiko bencana di Kabupaten Kupang.

Dalam sambutannya, Yosef Lede menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya kewajiban pemerintah, melainkan panggilan kemanusiaan yang menuntut keterlibatan semua pihak. Kabupaten Kupang, dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, membutuhkan lebih dari sekadar kebijakan serta membutuhkan tangan-tangan yang mau bekerja bersama masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada CIS Timor, CRS, dan MACP yang selama ini aktif mendampingi masyarakat di Kabupaten Kupang. Menurutnya, kehadiran lembaga-lembaga tersebut telah memberi harapan nyata bagi warga desa yang hidup berdampingan dengan ancaman bencana alam.

Pemerintah Kabupaten Kupang, lanjut Yosef, mendukung penuh kerja-kerja kemanusiaan tersebut dan berharap program serupa dapat menjangkau seluruh desa dan kelurahan. Lebih jauh, Yosef Lede menekankan pentingnya strategi penanggulangan risiko bencana berbasis komunitas.

Ia percaya, masyarakat yang diberdayakan dan memiliki pengetahuan akan lebih tangguh menghadapi bencana. Selain itu, masyarakat mampu menjaga keselamatan generasi di masa depan.

Sementara itu, Program Officer MACP, Alicia Fairfield, menyampaikan bahwa kunjungan mereka bertujuan memastikan dukungan pendanaan benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat. Ia berharap dialog dengan pemerintah daerah dapat membuka berbagai alternatif dan rekomendasi agar upaya pengurangan risiko bencana di Kabupaten Kupang berjalan berkelanjutan.

So, we really look forward to meeting with you today to discuss what makes these communities successful and understand them from you what really is needed and what you feel would be recommendations so that these communities stay safe and have the skills to maintain into the future,” kata Alicia.

Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten I Sekda Kabupaten Kupang Guntur Subu Taopan, Camat Fatuleu Barat Ayub Manafe, Ketua FPRB Kabupaten Kupang Elvrid Saneh, serta perwakilan MACP dan CRS dari tingkat regional hingga nasional. Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa di balik data kebencanaan dan program kerja, ada kehidupan manusia yang harus dilindungi—dan kolaborasi adalah kunci untuk menjaga harapan tetap menyala. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....