Proyek Udang Terintegrasi Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja
- 07 Feb 2026 17:04 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuali, ST, MT menegaskan bahwa program budidaya udang terintegrasi tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi udang nasional, tetapi juga menjadi solusi strategis bagi daerah dalam memaksimalkan potensi lokal. Program ini dinilai mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus menjawab tantangan keterbatasan lapangan kerja di daerah 3T seperti Sumba Timur,Sabtu (7/2/2026)di Aula Setda Sumba Timur,NTT.
Menurut Bupati, kehadiran proyek ini akan berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja serta mendorong perputaran ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur berkomitmen mendukung penuh melalui penyediaan lahan, kelancaran perizinan, serta penyiapan tenaga kerja lokal agar siap terlibat dalam operasional proyek secara berkelanjutan.
Selain itu, Pemda juga akan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung bagi para pekerja, termasuk sarana pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya. Dukungan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem kerja yang layak dan berdaya saing, seiring dengan meningkatnya jumlah tenaga kerja yang terlibat dalam kawasan budidaya udang tersebut.
Terkait akses logistik dan pemasaran, Bupati menyampaikan bahwa Sumba Timur memiliki jaringan jalan penghubung dan jalan negara yang representatif. Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk peningkatan infrastruktur guna mendukung aksesibilitas logistik, distribusi hasil produksi, serta kelancaran operasional proyek,"ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tb Haeru Rahayu menegaskan bahwa proyek ini merupakan bentuk sinergi nyata antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Program strategis nasional ini didedikasikan untuk masyarakat setempat, dengan penekanan pada pemberdayaan sumber daya manusia berbasis kearifan lokal.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, I Nyoman Radiarta, menambahkan bahwa proyek udang terintegrasi ini ditopang oleh kolaborasi lintas lembaga. Dari sekitar 7.000 kebutuhan tenaga kerja operasional, sebanyak 3.000 orang akan direkrut dan dilatih melalui pendidikan khusus, dengan prioritas masyarakat Kabupaten Sumba Timur, guna mencetak tenaga kerja kompeten dan siap mendukung operasional tambak udang terintegrasi,"tambahnya.(yb)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....