Kemenag Dorong Digitalisasi Moderasi Beragama Berdaya Saing

  • 06 Feb 2026 11:00 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang–Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, (NTT) menggelar Rapat Koordinasi Pendidikan Islam di Pimpin Kakanwil Fransiskus Kariyanto dengan Thema “ Sinergitas Membangun Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi” sebagai forum konsolidasi program strategis Pendidikan Islam di Nusa Tenggara Timur.

Kakanwil Kemenag Fransiskus Kariyanto mendorong percepatan transformasi digital dan penguatan moderasi beragama di lingkungan madrasah sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas Pendidikan Islam di NTT.  " Teknologi diciptakan untuk memudahkan. Tanda tangan bisa menggunakan TTE, layanan dan pembelajaran dapat dilakukan secara digital. Jangan takut digitalisasi,” Kata Fransiskus Kariyanto, Rabu (4/2/2026).

Selain penguatan teknologi, Kakanwil Kemenag Kariyanto juga menekankan pentingnya moderasi beragama dan penciptaan lingkungan pendidikan yang ramah anak. Ia mengingatkan agar madrasah menjadi ruang yang aman, inklusif, serta bebas dari perundungan, kekerasan, intoleransi, dan diskriminasi. “Madrasah harus menjadi tempat tumbuhnya karakter, bukan ruang yang menakutkan. Keteladanan pendidik adalah kunci pembentukan pribadi peserta didik yang moderat dan berakhlak,” ujarnya.

Kakanwil Fransiskus Kariyanto mendorong jajaran Pendidikan Islam untuk menetapkan target kinerja yang terukur, seperti peningkatan literasi dan numerasi peserta didik, akreditasi madrasah, sertifikasi guru, digitalisasi pembelajaran, serta penguatan program toleransi dan moderasi beragama. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan perguruan tinggi dalam mendukung penyediaan sarana pendidikan, beasiswa, dan pengembangan program vokasi.(humas/anna).

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....