Bulog NTT Pastikan Stok Beras Aman Jelang Ramadan

  • 05 Feb 2026 11:01 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Menjelang bulan suci Ramadan 2026, kesiapan ketersediaan bahan pokok menjadi perhatian utama pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasaran. Kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat mendorong berbagai pihak memastikan stok sembako tetap aman dan mudah dijangkau, khususnya komoditas strategis seperti beras dan minyak goreng di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Manager Pengadaan Bulog NTT, Kabul Marlihansyah, dalam Dialog Kupang Menyapa Pro 1 RRI Kupang, Selasa (3/2/2026), menyampaikan bahwa Bulog telah menyelesaikan 100 persen penyaluran bantuan pangan pemerintah pada akhir Januari 2026. Memasuki awal Februari, pihaknya memfokuskan langkah pada pengamanan stok beras untuk menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Kabul menjelaskan, secara keseluruhan Bulog masih menyimpan sekitar 13 ribu ton beras medium PSO di wilayah NTT. Khusus di gudang Alak, Kota Kupang, saat ini tersedia sekitar 3.600 ton beras dari kapasitas lebih dari 14 ribu ton. Dalam waktu dekat, Bulog merencanakan tambahan pasokan sekitar 5 ribu ton dari Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat, sehingga total stok fisik di Kupang diproyeksikan mencapai sekitar 9 ribu ton selama Februari.

Selain menjaga stok, Bulog juga memastikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) berlanjut hingga akhir Februari. Melalui program ini, beras SPHP akan terus disalurkan ke 22 kabupaten/kota di NTT guna menekan potensi lonjakan harga di tingkat konsumen. 

Distribusi dilakukan melalui jaringan rumah pangan, pengecer resmi di pasar, outlet binaan pemerintah daerah, serta kegiatan gerakan pangan murah yang langsung menjangkau masyarakat. Untuk mendukung kelancaran distribusi, Bulog NTT memiliki 10 kantor cabang dan 21 kompleks gudang yang tersebar di berbagai wilayah, mencakup pulau Flores, Sumba, dan Timor. 

Jaringan ini memungkinkan pemerataan pasokan sehingga tidak hanya terpusat di ibu kota provinsi. Bulog juga menyiapkan stok beras premium sebagai alternatif serta mendistribusikan minyak goreng “Minyak Kita” dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Kabul mengimbau masyarakat tetap tenang karena stok pangan menjelang Ramadan dipastikan aman. Bulog, kata dia, siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan instansi terkait untuk memasifkan kegiatan pangan murah sekaligus menjaga keterjangkauan harga. Ia menegaskan komitmen Bulog sebagai BUMN pangan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi komoditas strategis berjalan lancar di seluruh wilayah NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....