PSDKP NTT Himbau Nelayan Hindari Pelintas Batas Negara
- 05 Feb 2026 06:38 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang-Dinas Kelautan dan Perikanan melalui Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Provinsi NTT memberikan himbauan langsung kepada nelayan Kampung Nelayan Oesapa Barat, Kota Kupang, Rabu (3/2/2026), guna mencegah penangkapan ikan lintas batas negara dan keterlibatan dalam pengantaran migran ilegal.
Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin Kepala Bidang PSDKP Provinsi NTT, Mery Margreth Foenay, SPi., M.P, bersama tim, sebagai respons atas meningkatnya temuan nelayan yang melintas hingga perairan Australia serta dugaan keterlibatan nelayan sebagai perantara migran ilegal.
Dalam keterangannya, Mery menegaskan bahwa kegiatan ini bersifat pencegahan agar nelayan tidak berhadapan dengan hukum negara lain maupun hukum Indonesia. “Kami hanya mengingatkan, karena maraknya nelayan yang ditunggangi untuk membawa imigran gelap ke Australia,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa meskipun nelayan Oesapa Barat belum tercatat terlibat kasus penyelundupan migran, sosialisasi tetap dilakukan sebagai langkah antisipatif. “Di Oesapa memang tidak banyak, tapi bukan berarti kami tidak lakukan sosialisasi,” katanya.
Kegiatan tersebut juga melibatkan International Organization for Migration (IOM) yang turut memberikan edukasi tentang migrasi aman kepada nelayan melalui pendekatan komunitas.
Mery menekankan pentingnya aktivitas melaut yang sesuai aturan, termasuk tidak melintasi batas negara dan tidak terlibat dalam praktik ilegal. “Arahan kami hanya satu, nelayan harus melaut dengan cara yang baik, dokumen kapal lengkap, dan tidak melintas batas negara,” katanya.
Menurut data PSDKP, kasus nelayan pelintas batas masih cukup tinggi di wilayah NTT, terutama dari Pulau Rote, sehingga edukasi langsung ke komunitas nelayan dinilai sangat penting.
PSDKP berharap melalui sosialisasi ini, nelayan semakin sadar akan risiko hukum dan dampak sosial dari pelanggaran batas negara serta penyelundupan migran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....