Angin Puting Beliung Terbangkan Atap Gereja Yegar Sahaduta

  • 03 Feb 2026 15:13 WIB
  •  Kupang

 RRI.CO.ID, Kupang – Bencana tanah longsor yang terjadi pada 24 Januari 2026 di dusun 2 Kobe desa Erbaun Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang  Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah merusak satu (1) rumah ibadah dan sejumlah rumah milik warga rusak berat, ringan dan sedang.  Bencana angin puting beliung yang menghantam gedung Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Yegar Sahaduta Belo, Klasis Kota Kupang Barat, tersebut menyebabkan kerusakan berat hingga 80 persen pada bagian atap dan plafon, sehingga memaksa jemaat untuk melaksanakan ibadah Minggu di bawah

Ketua Majelis Jemaat GMIT Yegar Sahaduta Belo, Pdt. Selvy Asfes Zina, S.Th., mengungkapkan bahwa bagian plafon dan atap yang hancur tersebut baru saja dinikmati jemaat selama empat bulan. “Tuhan kembali menguji kami lewat peristiwa yang datang begitu tiba-tiba,” ujar Pdt. Selvy di lokasi kejadian, Sabtu (24/1/2026).

Menurutnya, bencana angina putting beliung yang terjadi sekitar pukul 00.30 WITA, sesaat setelah dirinya bersama  jemaat baru selesai beraktivitas di gereja. Kejadian diawali dengan padamnya aliran listrik yang disertai angin kencang dengan durasi yang sangat singkat.“Kejadiannya sangat singkat, tidak sampai satu menit. Namun angin begitu kuat hingga membongkar atap gedung gereja,” ungkapnya.

Kondisi gedung saat ini tidak memungkinkan untuk digunakan ibadah di dalam ruangan, terutama mengingat intensitas hujan di wilayah Kupang yang masih tinggi. Hal ini dikhawatirkan akan memperparah kerusakan material bangunan yang masih tersisa.

Meski kondisi bangunan rusak berat, pihak gereja memastikan aktivitas peribadatan tetap berjalan. Pihak majelis jemaat bersama warga menyiapkan tenda darurat di halaman gereja untuk ibadah. Saat ini, GMIT Yegar Sahaduta Belo yang melayani 83 kepala keluarga (323 jiwa) tengah mengupayakan bantuan untuk pemulihan bangunan. (humas/anna).

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....