Mutiara Pagi: Tuhan Maha Tahu
- 02 Feb 2026 11:37 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang: Nilai keadilan menjadi fondasi penting dalam kehidupan iman orang percaya, terutama di tengah realitas ketidakadilan dan kejahatan yang masih sering terjadi dalam kehidupan bermasyarakat. Keadilan tidak hanya dipahami sebagai konsep hukum, tetapi juga sebagai cerminan sifat Allah yang menuntut kesetaraan, ketidakberpihakan, serta perlakuan yang sesuai dengan hak setiap manusia.
Hal tersebut disampaikan dalam Program oleh Penyuluh Agama Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Charles O. Mokos, S.Th., M.Pd dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Kupang, Minggu, 01 Februari 2026. Ia menjelaskan bahwa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keadilan dimaknai sebagai sifat atau perbuatan yang adil, tidak berat sebelah, dan tidak memihak.
Dalam pemaparannya, keadilan Tuhan digambarkan secara kuat dalam kitab Mazmur, ketika pemazmur menaikkan doa dan seruan agar Tuhan menegakkan keadilan serta menghukum orang-orang yang melakukan kejahatan. Pemazmur mengakui Tuhan sebagai Allah yang adil dan berharap agar Dia membalas orang-orang fasik yang menindas umat-Nya, karena setiap perbuatan manusia pasti mendapat balasan yang setimpal.
Lebih lanjut diuraikan, pemazmur berseru kepada Tuhan karena ketidakberdayaan menghadapi perilaku orang-orang fasik yang bersukacita dalam kejahatan. Orang-orang fasik digambarkan memiliki kebiasaan menindas, mengolok-olok, dan melukai hati orang benar melalui perkataan serta tindakan yang menyakitkan.
| Baca juga: Bupati Kupang: Jemaat Dukung Program MBG |
Dalam iman Kristen, orang fasik tersebut disebut sebagai orang bebal, yakni pribadi yang menolak hikmat dan kebenaran Ilahi. Kebebalan bukan sekadar keras kepala, melainkan sikap hidup yang menolak nasihat, enggan belajar dari kesalahan, serta memilih jalan hidup yang bengkok dan menjauh dari kebenaran Firman Tuhan.
Melalui perenungan firman ini, umat beriman diajak untuk tidak mengabaikan keadilan Tuhan, hidup setia pada kebenaran Firman-Nya, serta konsisten memuliakan Tuhan dalam segala aspek kehidupan. Ditekankan bahwa kuasa dan keadilan Tuhan telah dinyatakan secara nyata melalui Yesus Kristus, yang meneguhkan janji keselamatan bagi umat-Nya dan memanggil setiap orang percaya untuk hidup dalam kekudusan, kebenaran, dan keadilan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....