Memberi dan Menerima Jadi Panggilan Iman Kristiani

  • 29 Jan 2026 05:16 WIB
  •  Kupang

RR I.CO.ID, Kupang - Penyuluh Agama Katolik pada Bidang Urusan Agama Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT Zakarias Paus Tola menekankan bahwa memberi dan menerima memiliki makna rohani mendalam. Nilai tersebut hadir nyata dalam keluarga, persahabatan, serta relasi sosial umat beriman.

“Memberi bukan selalu berarti berkelebihan, dan menerima bukan selalu berarti berkekurangan. Terkadang memberi dan menerima terjadi murni karena cinta dan perhatian yang tulus,” ujar Zakarias dalam renungan pagi di Pro1 RRI Kupang, Kamis 29 Januari 2026.

Ia menjelaskan bahwa memberi menghadirkan kepuasan batin ketika pemberian diterima dengan sukacita. Dalam memberi, manusia belajar mencintai tanpa syarat dan tanpa perhitungan.

Menurutnya, menerima juga bukan tanda kelemahan, melainkan sikap keterbukaan diri. Melalui penerimaan, pemberi diakui sebagai bagian penting dalam hidup penerima.

“Dengan memberi kita tidak kehilangan apa pun, justru mendapat berkat yang berlimpah. Kelebihan yang berasal dari Tuhan sejatinya ditakdirkan untuk dibagikan kepada sesama,” ungkap Zakarias.

Ia menegaskan manusia hanyalah perpanjangan tangan kasih Tuhan di dunia. Panggilan sejati umat beriman adalah menjadi mujizat kasih agar nama Tuhan dimuliakan. (ST)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....