Nilai ASN BerAKHLAK Jadi Budaya Kerja Keseharian

  • 28 Jan 2026 12:06 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang –Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kariyanto, menekankan peran strategis Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Hindu dalam mengarusutamakan moderasi beragama dan mendukung pelaksanaan delapan program prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama.

Ketika mengambil sumpah dan melantik Pembimas Hindu I Ketut Suji, Kakanwil Kemenag Kariyanto  mengingatkan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara memiliki tiga peran utama, yakni sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat persatuan masyarakat. “Tugas ASN tidak berhenti pada administrasi. Kita harus terus belajar dan mengembangkan diri agar kebijakan yang kita jalankan benar-benar berdampak bagi masyarakat,” kata Kariyanto, Selasa (27/1/2026).

Kakanwil Kariyanto  juga menegaskan pentingnya rasa bangga sebagai ASN yang melayani umat. Menurutnya, tanpa kebanggaan dan integritas, pelayanan tidak akan maksimal. Nilai-nilai ASN BerAKHLAK harus menjadi budaya kerja yang hidup dalam keseharian.“Kalau tidak bangga melayani umat, kita tidak mungkin melayani dengan sepenuh hati. ASN BerAKHLAK bukan slogan, tetapi karakter yang harus tampak dalam kerja,” ungkapnya.

Melalui penguatan peran Pembimas Hindu, Kementerian Agama berharap pembinaan umat Hindu di Provinsi Nusa Tenggara Timur semakin berkualitas serta berkontribusi nyata dalam membangun kerukunan dan harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.(humas/anna).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....