Pemkab Kupang Gandeng Gereja Hadapi Tantangan Pembangunan

  • 27 Jan 2026 15:13 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kabupaten Kupang menegaskan komitmennya untuk menggandeng gereja sebagai mitra strategis dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kupang, Yosef Lede, saat menghadiri pembukaan Sidang Klasis Kupang Tengah ke-42 Tahun 2026 yang digelar di Gereja Rohobot Fatukanutu, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Rabu (21/1/2026).

Bupati Yosef Lede mengatakan, pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam menjalankan program-program pembangunan. Dukungan dari semua elemen, termasuk gereja, sangat dibutuhkan agar upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan optimal, terutama di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi yang saat ini dihadapi pemerintah daerah.

Karena itu kita butuh relasi, kolaborasi, dan koordinasi sehingga program yang kita rencanakan bisa berjalan bersama–sama dan saling mendukung. Hasil-hasil persidangan juga janganlah nanti bersifat seremoni, tetapi perlu ada tindakan partisipatif secara bersama-sama untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada, baik itu kemiskinan, tingkat Pendidikan yang rendah, dan lain sebagainya,” ujar Yosef Lede.

Menurutnya, program pelayanan gereja dan program pembangunan pemerintah memiliki tujuan yang sama, yakni melayani jemaat yang juga merupakan bagian dari masyarakat. Oleh karena itu, hasil-hasil persidangan klasis diharapkan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang partisipatif untuk menjawab persoalan sosial, seperti kemiskinan dan rendahnya tingkat pendidikan.

Lebih lanjut, Yosef Lede menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang bersama DPRD Kabupaten Kupang telah berkomitmen untuk membuka ruang sinergi seluas-luasnya dengan pihak gereja. Ia meyakini, dengan kolaborasi yang kuat, berbagai tantangan pembangunan dapat dilalui secara bersama-sama.

Sementara itu, Ketua Sinode GMIT, Pendeta Semuel Pandie, menyampaikan bahwa Sidang Klasis merupakan forum penting dalam merancang program-program pelayanan gereja selama satu tahun ke depan. Ia berharap program yang disusun dapat menjawab kebutuhan jemaat secara nyata dan selaras dengan konteks sosial yang ada.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Sofia Malelak–De Haan, turut mengapresiasi semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan gereja. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus membangun sinergi demi keberhasilan pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Kupang.

Sidang Klasis Kupang Tengah ke-42 Tahun 2026 ini turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi NTT Nelson Matara, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, para camat, kepala desa, pendeta se-Klasis Kupang Tengah, serta warga jemaat setempat. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....