Festival Lopo Kolping Edukasi Penguatan Lingkungan Kearifan Kokal
- 27 Jan 2026 11:23 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Dalam tangka mendukung implementasi Asta Protas Ekologi,Kantor Kementrian agama Kabupaten Kupang menggelar kegiatan Festival Lopo Kolping sebagai ruang edukasi budaya dan penguatan kepedulian lingkungan berbasis kearifan lokal. Festival ini dipandang sebagai wadah strategis untuk menanamkan nilai-nilai ekologi integral melalui pendekatan budaya lokal, khususnya filosofi lopo yang merepresentasikan kebersamaan, keseimbangan hidup, serta relasi harmonis antara manusia dan alam, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama dalam memperkuat kesadaran ekologis masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan budaya.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kupang, Blasius Ndadjang, menekankan pentingnya gerakan ramah lingkungan berkelanjutan sebagai bagian dari pengamalan iman. Ia menegaskan bahwa Asta Protas Ekologi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan nyata yang harus dihidupi bersama melalui edukasi pelestarian lingkungan, pengelolaan sampah berbasis komunitas, serta komitmen merawat alam sebagai ciptaan Tuhan.
“Melalui kegiatan seperti Festival Lopo Kolping, nilai-nilai kepedulian lingkungan dapat disampaikan secara kontekstual, membumi, dan mudah diterima masyarakat. Oleh karena itu, Kementerian Agama Kabupaten Kupang berkomitmen mendorong kegiatan keagamaan dan sosial yang berwawasan lingkungan sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan,” kata Blasius Ndadjang, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan Festival Lopo Kolping dihadiri Sekretaris Jenderal Kolping Internasional dari Jerman, pengurus Karya Kolping Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Atambua, Keuskupan Ruteng, serta unsur gereja dan masyarakat.
Melalui keterlibatan dalam Festival Lopo Kolping Kupang, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kupang berharap semangat Asta Protas Ekologi semakin membumi di tengah masyarakat, sehingga terbangun keselarasan antara iman, budaya, dan kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.(humas/anna).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....