Logosi Institute Hadirkan Lomba Robotik Perdana di NTT

  • 27 Jan 2026 11:23 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - PT Filosi Exider Inovasi sekaligus Founder Logosi Institute, resmi mengumumkan penyelenggaraan kompetisi robotik pertama di Nusa Tenggara Timur yang akan dilaksanakan pada Mei 2026 mendatang. Dalam wawancara bersama RRI pada Senin, 26 Januari 2026 di RRI Pro2 dalam segmen Kita Indonesia, Direktur Filosi sekaligus pendiri Logosi Institute, Erwin Alexander, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk membuktikan bahwa anak-anak di Indonesia Timur khsusunya di NTT memiliki kapasitas intelektual yang setara dengan daerah lain dalam menguasai teknologi masa depan.

"Kami ingin mematahkan stigma bahwa kita di Timur itu terbatas; melalui slogan Innovation Without Limits, Filosi hadir untuk menunjukkan bahwa kreativitas anak NTT tidak memiliki batas," ujar Erin Alexander penuh optimisme.

Kompetisi robotik ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya NTT memiliki wadah kompetisi teknologi berbasis kebutuhan lokal. Tema yang diusung pun relevan, seperti pengelolaan sampah dan inovasi IoT di sektor pertanian, dua isu krusial di daerah ini.

Targetnya menyasar dari siswa Sekolah Dasar hingga Mahasiswa di perguruan Tinggi. Strategi besar ini diawali dengan rangkaian sosialisasi ke berbagai sekolah di Kota Kupang serta workshop intensif bagi para guru pendamping guna memastikan ekosistem STEM (Science, Technology, Engineering, and Math) terbangun secara berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, selaku Co-founder dan Manajer Logosi Institute, Vivi Da Silva, menjelaskan kompetisi ini tidak hanya sekadar ajang adu mekanik, tetapi juga solusi atas keresahan industri lokal.  Dengan kategori lomba mulai dari tingkat SD hingga umum, para peserta ditantang menciptakan inovasi berbasis IoT (Internet of Things) yang relevan dengan isu daerah, seperti sistem pengelolaan sampah pintar dan digitalisasi sektor pertanian.

Sementara itu Ketua Panitia Kompetisi, D’Timor Manbait menambahkan antusiasme sekolah sangat tinggi karena selama ini bakat robotik anak-anak NTT belum memiliki wadah resmi untuk berekspresi.

“Kami ingin anak-anak NTT punya panggung untuk mengembangkan minat robotik mereka dan percaya bahwa mereka juga bisa bersaing,” ujar Imo.

Pendaftaran akan dibuka pada awal Februari 2026 dengan total hadiah mencapai puluhan juta Rupiah, yang diharapkan menjadi pemantik semangat bagi para inovator muda untuk menampilkan karya terbaik mereka di panggung provinsi. Guna menjamin objektivitas dan kualitas kompetisi, Logosi Institute telah menggandeng sembilan perguruan tinggi mitra di NTT untuk bertindak sebagai dewan juri dan penyedia tenaga ahli.

Kolaborasi ini melibatkan jurusan informatika dan elektronika dari kampus-kampus besar seperti Undana, Unwira, dan Politeknik Negeri Kupang, menciptakan sinergi yang kuat antara akademisi dan praktisi teknologi. Ke depan, ajang ini diharapkan tidak hanya berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi batu loncatan bagi lahirnya teknokrat-teknokrat muda dari Timur yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.

Filosi berkomitmen untuk terus membina talenta terbaik pasca-lomba, memastikan bahwa inovasi robotik yang lahir dari rahim NTT dapat diimplementasikan langsung untuk kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat lokal. (AK)

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....