BMKG Rilis Informasi Tinggi Gelombang Perairan Wilayah NTT
- 26 Jan 2026 12:41 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang: BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tenau mengeluarkan Informasi Tinggi Gelombang Laut untuk wilayah perairan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlaku mulai 27 Januari 2026 pukul 08.00 WITA hingga 30 Januari 2026 pukul 08.00 WITA. Informasi ini disampaikan sebagai bentuk peringatan dini bagi masyarakat pesisir, nelayan, serta operator transportasi laut agar meningkatkan kewaspadaan.
Berdasarkan kondisi sinoptik, terdapat pertemuan angin yang meningkatkan potensi hujan di wilayah NTT. Pola angin umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar antara 10–35 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di sejumlah perairan dan selat strategis yang berpotensi memicu peningkatan tinggi gelombang laut.
Wilayah yang terpantau mengalami angin kencang antara lain Selat Sape, Perairan Flores, Selat Flores–Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Alor–Pantar, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu–Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang–Rote, Selat Pukuafu, serta Perairan Selatan Timor–Rote. BMKG juga mengingatkan potensi kemunculan awan Cumulonimbus yang dapat menyebabkan peningkatan gelombang serta perubahan arah dan kecepatan angin secara tiba-tiba.
BMKG memprakirakan gelombang kategori sedang dengan ketinggian lebih dari 1,25 meter hingga 2,5 meter terjadi pada 27 Januari 2026 pukul 08.00 WITA hingga 28 Januari 2026 pukul 08.00 WITA di wilayah Selat Sape, Perairan Flores, Selat Flores–Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Alor–Pantar, Selat Sumba bagian timur, Selat Ombai, Perairan Utara Timor, dan Selat Pukuafu.
Kondisi gelombang kategori sedang tersebut diperkirakan masih berlanjut pada 28 Januari hingga 29 Januari 2026 di wilayah yang relatif sama. Sementara itu, pada periode 29 Januari hingga 30 Januari 2026, gelombang sedang berpotensi terjadi di Selat Sape, Selat Flores–Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor–Pantar, Selat Sumba bagian timur, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Utara Timor, dan Selat Pukuafu.
Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan gelombang kategori tinggi dengan ketinggian lebih dari 2,5 meter hingga 4 meter. Gelombang tinggi diprakirakan terjadi pada 27 Januari hingga 28 Januari 2026 di Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu–Raijua, Perairan Utara Kupang–Rote, serta Perairan Selatan Timor–Rote, dan diperkirakan berlanjut hingga 29 Januari 2026.
Pada periode 29 Januari hingga 30 Januari 2026, gelombang tinggi masih berpotensi terjadi di Selat Sumba bagian barat, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu–Raijua, Perairan Utara Kupang–Rote, serta Perairan Selatan Timor–Rote. BMKG mengimbau nelayan, kapal tongkang, kapal penyeberangan, serta masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melaut, dan selalu memantau informasi terbaru dari BMKG demi keselamatan bersama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....