Gubernur NTT Berkomitmen Menata merapikan Situs Gua Jepang

  • 23 Jan 2026 11:42 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena berkomitmen menindaklanjuti arahan Mentri Kebudayaan Republik Indonesia terkait penataan dan pelestarian situs bersejarah di NTT. “Setelah mendengar arahan Bapak Menteri (Fadli Zon), saya bersama Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan dan seluruh pihak terkait akan membantu secara bertahap untuk merapikan dan menata situs ini. Situs Gua Jepang ini menunjukkan bahwa NTT, baik di masa lalu, masa kini, maupun masa depan, memiliki posisi yang strategis dalam peta dunia,”Kata Melkiades Laka Lena, Kamis (22/1/2026).

Ketika meninjau Situs Gua Jepang di Bukit Fatusuba Dusun Bonen Desa Baumata Kabupaten Kupang Gubernur Melkiades Laka Lena menegaskan, keberadaan Gua Situs Jepang harus di maknai sebagai bagian penting dari sejarah global khususnya pada masa perang Dunia II. “Dengan belajar sejarah, kita bisa memahami mengapa situs ini dibangun dan apa peran strategis NTT pada masa itu. Harapannya, pemahaman ini bisa menjadi bekal bagi kita dalam memaknai posisi strategis NTT ke depan,” ungkapnya.

Gubernur Melkiades menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT bersama para pemangku kepentingan telah sepakat untuk mengembangkan Situs Gua Jepang sebagai destinasi wisata sejarah. Upaya penataan akan mencakup perbaikan akses jalan menuju lokasi serta penataan kawasan situs. “Kita ingin ketika orang datang ke Kupang dan bertanya, mau wisata ke mana, maka salah satu jawabannya adalah wisata sejarah di Gua Jepang ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi NTT, Mira Kale menyampaikan bahwa pengembangan situs-situs sejarah seperti Gua Jepang berpotensi mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan dukungan infrastruktur yang lebih baik, situs ini akan menarik lebih banyak pengunjung. Jika dikembangkan sebagai objek wisata sejarah, tentu akan menggerakkan ekonomi, khususnya bagi masyarakat di sekitar lokasi. (humas/anna).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....