Polda NTT Paparkan Capaian Kinerja Polri untuk Masyarakat

  • 24 Des 2025 17:07 WIB
  •  Kupang

KBRN,Kupang: Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban publik atas kinerja Polri sepanjang tahun.

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen Polda NTT dalam menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta hadir di tengah masyarakat sebagai penggerak kesejahteraan dan pembangunan daerah.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa seluruh capaian yang dirilis merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran Polda NTT yang dilaksanakan dengan semangat Polri Presisi dan selaras dengan visi pembangunan nasional, khususnya Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Sepanjang tahun 2025, Polda NTT tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga berupaya menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan mampu menjadi solusi bagi persoalan sosial masyarakat,” ujar Kombes Pol Henry, Selasa, (24/12/2025), di Mapolda NTT.

Dalam paparan Kabid Humas Kombes Pol Henry Novika Chandra, Polda NTT mencatat penurunan jumlah gangguan kamtibmas pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024.

“Tingkat penyelesaian perkara mengalami peningkatan signifikan, yang menunjukkan efektivitas penanganan kasus dan profesionalisme aparat penegak hukum di wilayah NTT,” katanya

Menurut Kabid Humas sepanjang tahun 2025, Polda NTT berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol yang menjadi perhatian publik, di antaranya kasus pembunuhan berencana, penyalahgunaan BBM bersubsidi, pelanggaran perlindungan konsumen, hingga kejahatan di sektor kelautan dan perikanan.

“Capaian ini mencerminkan situasi keamanan yang semakin kondusif, sekaligus meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri,” ujarnya lagi.

Di bidang perairan, Polda NTT mencatat 100 persen penyelesaian kasus illegal fishing, sebagai bentuk komitmen dalam melindungi sumber daya alam dan mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir.

Selain itu, upaya pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) juga menunjukkan tren positif, dengan peningkatan penyelesaian perkara serta penguatan langkah pencegahan di masyarakat.(VFZ)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....