SKO Flobamorata NTT Cetak Atlet Berprestasi dan Berkarakter
- 05 Nov 2025 09:23 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Kepala Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata NTT, Hironimus Paty, menegaskan bahwa lembaga yang ia pimpin merupakan satuan pendidikan khusus yang harus adaptif dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik yang sekaligus berstatus sebagai atlet. Dalam dialog Kupang Pagi di Pro 1 RRI Kupang, Hironimus menjelaskan bahwa SKO Flobamorata memiliki tantangan ganda karena siswa di sana tidak hanya dituntut berprestasi secara akademik, tetapi juga dalam bidang olahraga. “Dalam kapasitas sebagai peserta didik, tata kelolanya sama seperti sekolah reguler. Namun, dalam kapasitas mereka sebagai atlet, manajemennya tentu berbeda,” jelasnya.
Menurut Hironimus, menjadi pimpinan di sekolah keberbakatan olahraga menuntut dedikasi penuh. Ia menyebut bahwa dirinya bersama jajaran guru dan pelatih harus “mewakafkan diri secara utuh” untuk mendukung pencapaian prestasi para atlet muda. SKO Flobamorata hadir bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai wadah untuk menjaga eksistensi dan reputasi lembaga pembinaan olahraga satu-satunya di Nusa Tenggara Timur. Karena itu, diperlukan intervensi anggaran khusus untuk mengakomodasi kebutuhan pembinaan dan partisipasi dalam berbagai event bergengsi di tingkat regional maupun nasional.
Lebih lanjut, Hironimus menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT yang telah memberikan dukungan penuh melalui APBD I terhadap program-program pengembangan atlet di SKO. Dukungan ini, kata dia, sangat penting karena biaya operasional sekolah keberbakatan olahraga cukup tinggi. Selain itu, dengan meningkatnya animo masyarakat di seluruh NTT, seleksi masuk SKO Flobamorata menjadi semakin ketat. “Banyak atlet muda dari berbagai daerah di NTT berbondong-bondong ingin masuk ke SKO. Karena itu proses seleksi harus sangat selektif agar benar-benar menghasilkan atlet potensial,” ujarnya.
Hironimus juga menjelaskan sistem evaluasi unik yang diterapkan di SKO Flobamorata. Setiap peserta didik memiliki tiga rapor, yakni rapor akademik, rapor olahraga, dan rapor pintar. Rapor pintar inilah yang menentukan apakah seorang siswa akan dipromosi, dipertahankan, atau didegradasi. Sistem ini, katanya, merupakan bentuk evaluasi holistik yang menggabungkan aspek prestasi, kedisiplinan, ketangguhan, dan karakter. “PINTAR itu kepanjangan dari Prestasi, IN itu Disiplin, T itu Tangguh, dan R itu Karakter. Semua variabel itu menjadi barometer penilaian di SKO,” terang Hironimus.
Di akhir dialog, Hironimus menegaskan bahwa seluruh upaya ini dilakukan demi menjaga kualitas dan kredibilitas SKO Flobamorata sebagai lembaga pembinaan atlet muda NTT. Evaluasi dilakukan secara berkala setiap triwulan, semester, dan tahunan untuk memastikan perkembangan siswa berjalan sesuai harapan. “Kita ingin publik melihat bahwa setiap anggaran yang diinvestasikan untuk SKO benar-benar menghasilkan kualitas. Karena SKO Flobamorata bukan hanya sekolah biasa — ini adalah sekolah prestasi yang mencetak masa depan olahraga Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....