Rakor K3S Kupang Dorong Kepala Sekolah Bertransformasi
- 29 Okt 2025 09:33 WIB
- Kupang
KBRN,Kupang: Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Kota Kupang menggelar Rapat Koordinasi Kepala Sekolah Tahun 2025 sebagai wadah refleksi dan konsolidasi kepemimpinan bagi para kepala sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (24/10/2025) dan diikuti 141 kepala sekolah dari enam subrayon di Kota Kupang.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, bersama pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, antara lain Sekretaris Dinas, Drs. Ambo, M.Si, dan Kabid Pendidikan Dasar, Okto Naitboho, S.Pd., M.Si. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua K3S Kota Kupang, Joni Higa Huki, S.Pd., MM.
Ketua Panitia Rakor, Yohanes Tukan, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja K3S tahun 2025 yang bertujuan memperkuat koordinasi dan meningkatkan mutu pendidikan dasar. “Kegiatan ini murni hasil swadaya para kepala sekolah. Antusiasme peserta menunjukkan semangat luar biasa untuk membangun dunia pendidikan yang bermartabat dan bermanfaat,” ujarnya.
Menurut Yohanes, Rakor kali ini juga menjadi momentum penting untuk membangun pola kepemimpinan yang strategis, terukur, dan berdampak. “Kami ingin agar kepala sekolah tidak hanya menjadi pengelola administrasi, tapi juga inspirator bagi guru dan anak didik,” katanya menambahkan.
Sementara itu, dalam arahannya, Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh berhenti pada pencapaian akademik semata. “Visi Kota Kupang adalah Kota Kasih sebagai Rumah Bersama yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Rumah itu akan kuat bila setiap penghuninya saling menjaga, dan pendidikan adalah pilar utamanya,” ujarnya tegas.
Ia juga mengingatkan bahwa transformasi pendidikan perlu dimulai dari kepala sekolah sebagai penggerak utama. “Kepala sekolah harus menjadi teladan yang memimpin dengan kasih, karena dari kasih lahir keberanian dan kebijaksanaan,” tuturnya.
Rakor tersebut diakhiri dengan sesi refleksi bersama antar kepala sekolah, di mana peserta saling berbagi pengalaman dan strategi penguatan pendidikan karakter di sekolah masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....