Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Dahsyat

  • 16 Agt 2025 11:56 WIB
  •  Kupang

KBRN,Kupang: Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali meletus dahsyat dengan asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200-1000 meter di atas puncak kawah Kamis (14/8/2025) sekira 12:00-18:00 WITA. Gunung ini terlihat jelas hingga kabut 0-I.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Geologi Bencana Yosef Suryanto melaporkan bahwa telah terjadi endapan lava ke arah Barat-Barat Laut sejauh 3800 meter dari pusat erupsi sedangkan endapan lava ke arah Timur Laut sejauh 4340 meter dari pusat erupsi.

Ketika erupsi berlangsung cuaca cerah dan berawan dan adanya angin bertiup lemah ke arah Barat Daya serta suhu udara 23-23.7 °C.

PVMBG juga telah mencatat tingkat dari aktivitas kegempaan tersebut yang meliputi:

Hembusan (Jumlah : 1, Amplitudo : 2.9 mm, Durasi : 41 detik)

Tremor Non-Harmonik (Jumlah : 10, Amplitudo : 2.9-4.4 mm, Durasi : 68-198 detik)

Tremor Harmonik (Jumlah : 1, Amplitudo : 7.4 mm, Durasi : 69 detik)

Low Frekuensi (Jumlah : 1, Amplitudo : 7.4 mm, Durasi : 30 detik)

Tektonik Jauh (Jumlah : 3, Amplitudo : 7.4-29.6 mm, S-P : 12-13.6 detik, Durasi : 40-130 detik)

Yosef Suryanto mengungkapkan ketika laporan ini dibuat erupsi masih terus berlangsungn dan status Gunung Lewotobi Laki-Laki berada di Level III (Siaga).

Melihat kondisi tersebut PVMBG mengimbau masyarakat di sekitar gunung tersebut dan pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi GunungbLewotobi Laki-Laki.

"Masyarakat kita agar tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yan tidak jelas sumbernya," kata Yosef. Yosef menekankan bahwa masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote.

Selain itu, masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-Laki, diharapkan memakai masker/penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Saat ini Pemerintah Daerah terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, NTT atau PVMBG di Bandung.

PVMBG juga selalu berkoordinasi dengan BPBD NTT dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang aktivitas dari Lewotobi Laki-Laki.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....