D’ART Gallery: Ruang Seni dan Budaya di Kupang
- 03 Jun 2025 10:02 WIB
- Kupang
KBRN,Kupang: Dalam beberapa tahun terakhir, tren ruang kreatif dan art gallery di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan. Meningkatnya minat masyarakat terhadap seni rupa, baik sebagai bentuk ekspresi maupun konsumsi estetika, mendorong lahirnya berbagai galeri yang tidak hanya menampilkan karya seni, tetapi juga menggabungkannya dengan pengalaman gaya hidup.
Kota-kota besar hingga kawasan timur Indonesia mulai menghadirkan ruang-ruang seni yang segar dan artistik. Salah satunya adalah D’ART Cafe & Gallery di Kota Kupang.

D’ART Cafe & Gallery merupakan sebuah galeri seni yang fresh dan artistik, lahir dari kecintaan mendalam terhadap seni rupa dan kopi. Dirintis oleh pasangan suami istri, Dr. Sahadewa dan Dr. Shinta.
Tempat ini dirancang sebagai ruang yang menyatu dengan alam dan penuh inspirasi. Bukan sekadar kafe biasa, D’Art hadir sebagai wadah ekspresi budaya yang terbuka bagi siapa saja yang ingin terlibat dan menikmati seni dalam suasana yang nyaman dan berkelas.
Terletak di kawasan Taman Dedari, Kota Kupang, D’Art Cafe & Galery menghadirkan perpaduan antara galeri seni, ruang pertunjukan budaya, dan kafe berkonsep alami. Desain ruangnya memberi keleluasaan bagi pengunjung untuk menikmati karya seni sembari menyeruput kopi racikan terbaik.
Lingkungan hijau yang asri semakin memperkuat kesan bahwa tempat ini bukan hanya untuk bersantai, tetapi juga untuk menemukan inspirasi. Diharapkan, D’Art Cafe & Galery menjadi pusat kegiatan seni dan budaya yang aktif.
Panggung yang tersedia bisa dimanfaatkan untuk pertunjukan musik, pembacaan puisi, diskusi seni, hingga workshop kreatif. Komitmen untuk menjadikan ruang ini sebagai titik temu komunitas dan pecinta seni menjadi nilai penting yang ingin terus dijaga oleh para pendirinya.
Taman Dedari sendiri memiliki sejarah panjang sebagai ruang publik seni di Kupang. Dahulu merupakan restoran lengkap dengan kolam renang dan panggung seni, namun sempat vakum akibat berbagai tantangan, termasuk badai Seroja.
Pada tahun 2024, kawasan ini kembali dihidupkan dengan semangat baru dan visi yang lebih kuat sebagai pusat seni dan gaya hidup. Operasional kembali dimulai pada 24 Mei 2024, dan Grand Opening dijadwalkan pada akhir Juni.

Koleksi karya seni yang dipamerkan di D’Art Cafe & Galery terdiri dari lukisan-lukisan maestro Indonesia seperti Tiga Gunung karya Made Sumadiyasa, Naga Laut karya Putu Bonus Sudiana, Gajah Mina karya Made Gunawan, Bintang dan Ikan oleh Nana Tedja, dan Mozaik karya Yopie Liliweri. Tak hanya lukisan, patung Perempuan Tangguh karya maestro instalasi Ketut Putrayasa juga turut memperkaya suasana artistik.
Semua ini menjadikan D’Art sebagai destinasi baru yang tak boleh dilewatkan oleh pencinta seni di Nusa Tenggara Timur. (ADM)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....