Rupbasan Kupang Perkuat Kinerja Kehumasan

  • 26 Feb 2025 22:46 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang : Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Kupang, Sahid Andriyanto Arief, memimpin rapat evaluasi dan penguatan kehumasan pada Rabu, (26/02/2025) di Gudang Ilmu Rupbasan Kupang. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh petugas Rupbasan Kupang, termasuk Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Pengamanan dan Pengelolaan, Rudy J. Nellu, Kasubsi Administrasi dan Pemeliharaan (Adpel), Imang Blegur, serta tim humas dan petugas lainnya.

Dalam arahannya, Karupbasan Kupang menekankan pentingnya prinsip-prinsip kehumasan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia menyoroti bahwa berita harus mengandung unsur 5W+1H (What, Where, When, Who, Why, dan How) agar informasi yang disampaikan lebih jelas dan komprehensif.

Selain itu, setiap berita yang dipublikasikan harus memiliki kutipan langsung dari pejabat Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau pelaksana kegiatan, serta kutipan pendukung dari peserta kegiatan jika diperlukan. “Ini merupakan rapat/kegiatan rutin yang selalu kami laksanakan sebagai bentuk evaluasi dan penguatan dari kinerja setiap petugas yang ada di Rupbasan Kupang. Bukan hanya kehumasan saja, tapi semua bidang yang ada akan terus kami berikan evaluasi dan penguatan secara rutin hal-hal apa saja yang masih kurang dan hal-hal yang perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi,” ujar Andriyanto.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Humas Rupbasan Kupang, Ary O. Danuota, menyambut baik berbagai masukan yang diberikan dalam rapat tersebut. “Ini merupakan hal baik bagi kami tim humas untuk semakin menjadi lebih baik dalam menyampaikan berita/informasi kepada masyarakat. Humas Rupbasan akan terus bekerja dan memberikan berita dan informasi sebagai penghubung antara Rupbasan Kupang dengan masyarakat," kata Ary.

Rapat evaluasi dan penguatan kehumasan ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas publikasi informasi serta keterbukaan Rupbasan Kupang kepada masyarakat, sehingga peran dan fungsi lembaga ini dapat lebih dipahami oleh publik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....