Tenun Ikat Rote Ndao, Warisan Budaya Bernilai Ekonomi Tinggi

  • 24 Des 2024 15:57 WIB
  •  Kupang

KBRN, Rote: Tenun ikat menjadi identitas budaya masyarakat Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Warna-warni dan motif khasnya mencerminkan keindahan serta kekayaan tradisi lokal.

Sebagian besar masyarakat Rote Ndao menggeluti industri tenun ikat. Proses pembuatannya dilakukan oleh perajin dari berbagai kecamatan dengan ciri khas masing-masing.

Keunikan tenun ikat menjadikannya bernilai estetis sekaligus ekonomi tinggi. Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menetapkannya sebagai produk unggulan daerah yang wajib dilestarikan.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan, Johni Manafe, menyebutkan bantuan rutin diberikan. Sembilan sentra Industri Kecil Menengah (IKM) tenun ikat menerima pelatihan, peralatan, hingga permodalan setiap tahunnya.

Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Johni Manafe, SH

“Bantuan ini untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas perajin. Diharapkan produk mereka lebih kompetitif di pasar,” ujar Johni kepada RRI Senin, (23/12/2024).

Pemerintah optimis bantuan ini mendongkrak regenerasi perajin tenun ikat. Selain itu, pengembangannya diyakini mampu menggerakkan perekonomian sekaligus melestarikan warisan budaya. (Radja)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....