Komisi X DPR RI Kunjungi Kupang, Soroti Fasilitas Sekolah
- 08 Des 2024 15:19 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Tim Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (6/12/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi pendidikan di wilayah tersebut, terutama terkait minimnya sarana dan prasarana sekolah.
Rombongan yang dipimpin oleh My Esti Wijayati ini disambut oleh Penjabat Bupati Kupang Alexon Lumba dan Asisten II Sekda Pemprov NTT Rita Wuisan di Bandara Eltari Kupang. Mereka kemudian mengunjungi beberapa sekolah, di antaranya SMP Negeri 7 Kupang Tengah, SMP Negeri 2 Kupang Timur, SMP Negeri 1 Amabi Oefeto, dan SMK Negeri 1 Amabi Oefeto.
Kunjungan pertama dilakukan di SMP Negeri 7 Kupang Tengah, di mana anggota DPR RI melihat langsung bangunan sekolah yang sangat tidak layak untuk proses belajar mengajar.
“Kami minta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah segera menindaklanjuti kondisi sekolah ini,” ujar My Esti Wijayati, Sabtu (7/12/2024).
Ia berkomitmen membawa temuan ini ke Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah agar segera diambil langkah nyata untuk membangun fasilitas sekolah yang layak.
Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Tan, anggota Komisi X DPR RI, menyumbangkan uang pribadi sebesar Rp10 juta kepada kepala sekolah untuk mendukung perbaikan sarana prasarana. “Semoga ini menjadi stimulus untuk pembangunan di sekolah ini,” ujarnya.
Kunjungan berlanjut ke SMP Negeri 2 Kupang Timur. Kepala sekolah, Florince Lumba, melaporkan bahwa tujuh ruang kelas mengalami kerusakan berat, dan perpustakaan sekolah membutuhkan penambahan buku pelajaran.
“Saat ini, kami memiliki keterbatasan jumlah buku pelajaran sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan seluruh siswa. Kami juga membutuhkan sarana olahraga,” jelas Florince.
My Esti Wijayati memberikan apresiasi atas prestasi sekolah ini meskipun menghadapi keterbatasan. Namun, ia menegaskan pentingnya memberikan fasilitas yang nyaman untuk mendukung pembelajaran. “Diperlukan kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten untuk menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Anggota DPR RI asal dapil NTT II, Anita Jacoba Gah, meminta pemerintah daerah lebih proaktif dalam menyampaikan kebutuhan sekolah kepada DPR RI. “Pemda melalui Dinas Pendidikan harus menyampaikan proposal kepada kami agar dapat kami teruskan ke kementerian,” tegas Anita.
Ia juga mengimbau sekolah untuk menghindari pembelian buku dari pihak swasta yang biasanya menawarkan harga tinggi. “Gunakan buku yang disiapkan pemerintah, karena jauh lebih murah,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Kemendikdasmen yang hadir menyatakan sedang memperjuangkan anggaran rehabilitasi sekolah agar dapat dialokasikan langsung ke sekolah melalui Kementerian Pendidikan.
Kondisi serupa juga ditemukan di SMP Negeri 1 Amabi Oefeto dan SMK Negeri 1 Amabi Oefeto. Gedung dan sarana prasarana di kedua sekolah ini dinilai masih membutuhkan banyak perbaikan.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempercepat upaya rehabilitasi sekolah di Kabupaten Kupang. Selain anggota DPR RI, turut hadir dalam pemantauan ini Plt. Sekda Kabupaten Kupang Marthen Rahakbauw, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Ambrosius Kodo, serta Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang Eliazer Teuf.
Dengan kunjungan ini, Komisi X DPR RI berharap kebutuhan pendidikan di Kabupaten Kupang dapat diprioritaskan untuk mewujudkan pendidikan yang layak dan berkualitas. (CS)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....