Melyawati: Perempuan Helong punya Nilai Penting dalam Budaya

  • 25 Okt 2024 07:31 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Peran perempuan dalam masyarakat adat Suku Helong, salah satu suku asli yang mendiami Pulau Timor dan Pulau Semau, memiliki nilai penting dan mendasar dalam struktur sosial budaya mereka. Demikian penyampaian Melyawati A. Bistolen dari Komunitas Penjaga Budaya Helong saat berbincang bersama Pro 4 RRI Kupang dalam acara Suara Budaya Nusantara, Senin (21/10/2024) siang. “Peran perempuan sebenarnya dalam suku Helong tidak jauh beda dengan laki-laki. Misalnya, dalam hal pembagian warisan, perempuan mendapatkan haknya namun dengan porsi yang berbeda. Kemudian dalam kehidupan sehari-hari, perempuan tetap melaksanakan tugasnya sebagai ibu rumah tangga, penopang ekonomi keluarga dan lain sebagainya”, kata Melyawati.

Perempuan Helong tidak hanya berperan dalam urusan domestik, tetapi juga memainkan peran signifikan dalam menjaga tradisi, adat istiadat, serta keseimbangan dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. “Nah ini bisa kita temukan misalnya dalam suku kami itu ada ritus menanam. Perempuan dipercayakan untuk mengurus segala keperluan yang dibutuhkan untuk ritus tersebut bahkan memimpin pelaksanaan ritus itu. Mereka dianggap sebagai penghubung antara generasi masa lalu dan masa kini, sehingga menjaga keberlangsungan nilai-nilai tradisi Helong”, tambahnya.

Selain itu, menurut Melyawati, sebagai seorang perempuan Helong, dirinya bersama komunitas Penjaga Suku Helong membentuk suatu taman bacaan yang mengakomodir kebutuhan masyarakat Helong terutama kaum perempuan dan anak untuk mendapat akses terhadap pendidikan. “Kami berharap dengan tetap menjaga nilai-nilai tradisional, perempuan Helong kini tidak hanya menjadi pilar penting dalam kehidupan adat, tetapi juga agen perubahan yang mendorong perkembangan komunitas menuju masa depan yang lebih baik”, katanya mengakhiri. (DB)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....