Perayaan Hari Besar Agama Jadi Momentum Kehidupan Toleransi di Kupang

  • 26 Mar 2026 08:32 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID.Kupang-Perayaan hari besar keagamaan yakni, Hari Raya Nyepi, Idul Fitri dan Paskah yang berdekatan menjadi momentum untuk menjaga kehidupan toleransi di Kota Kupang. Hal itu disampaikan Salah seorang tokoh agama islam Ustadz Ahmad Haris kepada RRI, Kamis 26 Maret 2026, di Kupang.

“Mari kita jaga toleransi di NTT yang telah di jaga selama ini,” ujar Ustadz Ahmad Haris.

Ia mencontohkan bagaimana tingginya tingkat toleransi di NTT, adalah Pasar Takjil selama Bulan Ramadhan 1447 H di Kota Kupang, paling banyak diborong oleh teman-teman non muslim. Ini menunjukan bagaimana kehidupan antar umat beragama di Kota Kupang.

“Selama Bulan Ramadhan 1447 H, penjualan Takjil ada dimana-mana, namun bukan hanya kami umat muslim yang menikmati tetapi saudara kita dari agama lainnya juga membeli,” ujar Ustadz Ahmad Haris.

Untuk itu Ustad Ahmad Haris mengatakan agar keindahan toleransi di Kota Kupang harus kita jaga bersama, jangan ada yang tergores dan hubungan kekeluargaan akibat hal sepele.

“Perayaan hari besar keagamaan yakni, Hari Raya Nyepi, Idul Fitri dan Paskah yang berdekatan ini, menjadi momentum untuk terus menjaga nilai kekeluargaan dan hidup saling toleransi di Kota Kupang,” tutupnya.(VFZ)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....