Sholat yang Pahalanya Setara dengan Umrah dan Haji

  • 25 Feb 2026 08:10 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Sholat merupakan salah satu tiang agama. Sholat sangat penting bagi umat Muslim karena merupakan rukun Islam yang kedua setelah dua kalimat syahadat. Sholat juga menjadi amalan pertama yang dihisab pada hari kiamat. Jika sholatnya baik, maka amalan yang lain pun akan baik.

Namun, tahukah Anda bahwa ada satu sholat sunnah yang memiliki pahala sangat besar, hingga disebut seperti pahala haji dan umrah? Sholat tersebut adalah sholat Syurūq.

Hal ini berdasarkan hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

مَنْ صَلَّى الْفَجْرَ فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ، كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ، تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ

“Barang siapa melaksanakan sholat Subuh berjamaah, kemudian ia duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lalu ia sholat dua rakaat, maka ia mendapat pahala seperti haji dan umrah yang sempurna, sempurna, sempurna.”

(HR. Tirmidzi no. 586, dihasankan oleh sebagian ulama)

Berdasarkan hadits di atas, sholat Syurūq memiliki tata cara tersendiri. Sholat ini dikerjakan setelah seseorang melaksanakan sholat Subuh berjamaah, kemudian tetap duduk berzikir di masjid hingga matahari terbit dan naik setinggi tombak (sekitar 10–15 menit setelah terbit). Setelah itu, barulah ia mengerjakan sholat dua rakaat.

Artinya, sholat Syurūq tidak dikerjakan secara langsung setelah Subuh sebagaimana sholat sunnah lainnya, tetapi menunggu hingga waktu yang diperbolehkan untuk sholat.

Perlu dipahami bahwa keutamaan sholat Syurūq adalah pada besarnya pahala yang dijanjikan. Namun, pahala tersebut tidak menggugurkan kewajiban haji dan umrah bagi yang mampu. Jika seseorang rutin melaksanakan sholat Syurūq, kemudian Allah memberinya kemampuan untuk berhaji atau berumrah, maka ia tetap wajib menunaikan ibadah tersebut.

Sebagaimana dijelaskan oleh Al-Albani rahimahullah dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah (no. 3403), beliau menilai hadits ini hasan li ghairihi dan menerangkan bahwa maknanya adalah keutamaan dalam pahala, bukan sebagai pengganti ibadah haji.

Amalan ini merupakan motivasi besar bagi umat Islam untuk berlomba-lomba dalam mengumpulkan pahala, terlebih pada bulan Ramadhan. Salah satu amalan yang dapat dijaga adalah sholat Syurūq, yang pahalanya disebut seperti pahala haji dan umrah.

Semoga Allah memudahkan kita untuk istiqamah dalam mengerjakan amalan-amalan sunnah dan meraih keutamaan yang telah dijanjikan-Nya.(TP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....