Pawai Takbiran Laut: Simbol Toleransi Kupang

  • 03 Apr 2025 19:51 WIB
  •  Kupang

KBRN,Kupang: Pawai Takbiran Laut yang digelar oleh Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) di Pantai Kelapa Lima, Kupang, pada Minggu (30/3), menjadi bukti nyata keberagaman dan toleransi yang hidup di tengah masyarakat Kota Kupang. Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., dalam sambutannya mengapresiasi semangat masyarakat dan panitia penyelenggara yang tetap antusias meskipun cuaca tidak mendukung.

Wawali menegaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar perayaan, namun juga simbol komitmen Kota Kupang terhadap harmoni antarumat beragama. "Pawai Takbiran Laut menjadi tradisi yang menunjukkan semangat toleransi dan keberagaman kita," ujarnya.

Serena juga menekankan potensi besar pawai ini sebagai daya tarik pariwisata yang dapat menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan UMKM di Kupang. “Dengan acara ini, kita turut mendorong pembangunan ekonomi lokal yang lebih inklusif,” katanya.

Selain itu, Wawali mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan laut dan kota sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan. Pemerintah Kota Kupang telah merancang rencana penanganan sampah, termasuk pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST), untuk mendukung kebersihan kota yang lebih baik.

Ketua Serikat Nelayan NU NTT, Angki La Ane, meskipun dihadapkan cuaca ekstrem, tetap menunjukkan dedikasinya dalam menjaga tradisi ini sebagai simbol syukur dan penguatan hubungan antara nelayan dan Pemkot Kupang. (As)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....