Lepas Pawai Malam Takbir, Kapolda NTT Apresiasi Panitia
- 31 Mar 2025 16:48 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang : Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul fitri 1 Syawal 1446 H, Kapolda NTT, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, melakukan pelepasan kegiatan “Kupang Bertakbir” yang berlangsung meriah di Kota Kupang, Minggu (30/3/2025). Acara ini dihadiri oleh Gubernur NTT, Ketua MUI Kota Kupang, serta tokoh-tokoh Muslim dan unsur Forkopimda lainnya.
Kapolda NTT dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh panitia serta donatur yang telah mempersiapkan acara tersebut dengan baik. Ia juga memberikan imbauan kepada peserta takbir keliling untuk tetap menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban selama pelaksanaan pawai.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan seluruh donatur yang sudah mempersiapkan acara ini dengan sangat baik. Saudara-saudara kita yang Muslim telah siap untuk melaksanakan pawai sebagai bentuk kemenangan setelah berpuasa selama 30 hari penuh. Saya mengimbau agar kita semua menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban dalam pelaksanaan takbir malam ini,” kata Kapolda Daniel.
Kapolda Daniel menegaskan bahwa aparat keamanan akan menjaga sepenuhnya jalannya acara agar tetap kondusif. Ia berharap Malam Takbiran ini berjalan sukses hingga pelaksanaan Salat Id pada keesokan harinya.
“Saya yakin panitia dan seluruh peserta telah mengatur dengan baik jalannya takbir malam ini. Saya percaya saudara-saudaraku semua adalah orang-orang yang menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman di Kota Kupang. Saya berdoa semoga acara ini berjalan dengan baik dan kita semua dirahmati oleh Allah pada hari yang penuh berkah ini,”ucapnya.
Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam sambutannya turut mengapresiasi semangat persaudaraan dan toleransi yang tampak dalam acara tersebut. Tak hanya itu Ia menyoroti keberagaman peserta pawai yang tidak hanya berasal dari kalangan Muslim, tetapi juga diikuti oleh umat Kristen, Hindu, dan Buddha sebagai wujud kebersamaan dan keharmonisan di NTT.
Melki menuturkan bahwa perayaan tersebut merupakan tradisi yang luar biasa. Ia menegaskan NTT adalah Nusa Terindah Toleransi, tempat lahirnya Pancasila, di mana seluruh warga NTT adalah saudara.
Lebih lanjut Melki menambahkan, pihaknya telah mendapat informasi bahwa seluruh UMKM juga turut serta dalam momentum tersebut yang mana sesuai dengan semangat Gerakan Berdikari NTT turut serta memprioritaskan produk-produk lokal.
Selanjutnya Gubernur Melki secara resmi melepas pawai Takbir dengan memohon ridho Allah SWT.
"Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, maka pelepasan pawai ‘Kupang Bertakbir’ dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1446 H dengan ini saya nyatakan resmi dilepas. Semoga Allah SWT mempertemukan kita kembali dengan bulan Ramadan di tahun-tahun mendatang. Amin, Amin Ya Rabbal Alamin,” ungkapnya.
Acara pawai takbir ini berlangsung dengan meriah, tertib, dan penuh khidmat. Ribuan peserta memenuhi jalanan Kota Kupang dengan lantunan Takbir yang menggema, menciptakan suasana penuh kebersamaan dalam menyambut hari kemenangan.(AL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....