Pengamat Bola: Aturan Baru Piala Dunia 2026 Dinilai Lebih Dinamis
- 10 Jun 2026 06:35 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Pengamat Bola yang juga mantan pemain PSK Kupang, Polce Pandie menilai sejumlah aturan baru di Piala Dunia 2026 lebih dinamis. Perubahan tersebut dinilai sebagai langkah FIFA untuk membuat turnamen semakin kompetitif dan menarik.
“Salah satu perubahan terbesar adalah bertambahnya jumlah peserta dari 32 menjadi 48 negara. Turnamen juga akan digelar secara bersama di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada,” kata Polce yang juga merupakan pengurus PSSI Kota Kupang saat dialog di RRI, Senin, 8 Juni 2026.
Ia menambahkan 48 peserta itu nantinya dibagi ke dalam 12 grup. Seluruh rangkaian kompetisi akan berlangsung melalui 104 pertandingan. Menurutnya, format baru tersebut memberikan kesempatan lebih luas bagi negara-negara yang sebelumnya sulit tampil di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia. FIFA ingin meningkatkan partisipasi global dari berbagai konfederasi.
“Kebijakan tersebut juga membuka peluang bagi negara-negara berkembang untuk merasakan atmosfer kompetisi elite dunia. Selain aspek olahraga, terdapat manfaat ekonomi dan komersial bagi negara peserta,” ujarnya.
Polce menambahkan, FIFA juga menerapkan aturan baru terkait pergantian pemain. Pemain yang ditarik keluar harus meninggalkan lapangan dalam waktu maksimal 10 detik agar permainan tetap berlangsung cepat dan tidak dimanfaatkan untuk mengulur waktu.
“Aturan lain mengatur pemain yang mengalami cedera. Setelah mendapatkan penanganan medis, pemain akan dirawat di luar lapangan selama sekitar satu menit sebelum dapat kembali bermain sehingga jalannya pertandingan tidak terganggu terlalu lama,” katanya.
Selain itu, peran Video Assistant Referee (VAR) juga diperluas untuk membantu wasit meninjau pelanggaran yang luput dari pengamatan di lapangan. Dengan berbagai pembaruan tersebut, FIFA berharap Piala Dunia 2026 berlangsung lebih adil, dinamis, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi peserta maupun penonton.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....