TVRI NTT Intensif Bangun Komunikasi Sambut Piala Dunia 2026
- 27 Mei 2026 18:14 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - TVRI Stasiun Nusa Tenggara Timur membangun komunikasi secara intens dengan Pemerintah Provinsi, Kabupaten-Kota se-NTT untuk persiapan Siaran Bola Piala Dunia yang akan berlangsung sebulan pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 dengan tema “Bola Gembira".
Kepala TVRI Stasiun Nusa Tenggara Timur, Jefri, SH.MH kepada RRI di Ruang Kerjanya, Senin 25 Mei 2026 menyampaikan, Tim TVRI NTT terus mempersiapkan siaran Piala Dunia 2026 termasuk membangun komunikasi dengan Gubernur NTT, Sekda Kota Kupang dan Bupati serta Kepala Dinas Kominfo di Kabupaten untuk gelar nonton bareng.
Menurut Kepsta Jefri, komunikasi terakhir yang dilakukan adalah bersama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao karena daerah blang spot untuk dilakukan nonton bareng di dua titik. Hal yang sama juga akan dilakukan di Kabupaten lainnya di NTT, baik Pulau Timur, Flores, Sumba, Sabu, dan Alor.
“Kalau di Timor ini karena semuanya sudah ada transmisi Bupatinya sudah siap, seperti Bupati di TTS, TTU, dan Belu. Sehingga rencananya saya masih bersama teman-teman ketemu Bupati lagi untuk mensosialisasikan masalah nonton bareng itu,” kata Jefri.
“Dan kalau di Pulau Sumba seperti di Waingapu, pemancar kami rusak terus di Waikabubak. Namun, di Waingapu kami sudah berkonsultasi dengan pemerintah akan melakukan nonton bareng di dua tempat. Kalau di Waikabubak mungkin hanya satu tempat yang bisa kami lakukan nonton bareng,” ujarnya lebih lanjut.

Sementara di Pulau Flores menurut Kepsta TVRI NTT, Jefri, sebagian besar sudah ada dan tinggal dikoordinasikan lebih jauh lagi dengan pemerintah setempat untuk diadakan nonton bareng. “Cuman kami masih berkoordinasi untuk daerah-daerah blangspot seperti di Lembata, di Alor, sama di Sikka atau di Bajawa,” ujar Jefri.
Pengamat Olahraga Nusa Tenggara Timur, Dr. Andreas J.F. Lumba kepada RRI menuturkan, siaran Bola Piala Dunia dengan Tema Bola Gembira yang disiarkan oleh TVRI kerjasama RRI dan Antara, merupakan upaya nyata pemerintah menjawab hak sosial yang inklusif. Ia akan memberikan hak masyarakat sepenuhnya untuk menikmati siaran Piala Dunia hingga ke pelosok-pelosok negeri, termasuk yang tidak bisa terjangkau siaran Televisi maupun Radio yang terjadi beberapa kali siaran Piala Dunia.
“Siaran kolaborasi ini sangat baik karena menjangkau masyarakat luas khususnya di wilayah 3T, tertinggal, terdepan, dan terluar. Menurut saya ini mengurangi kesenjangan akses informasi olahraga, oleh sebab itu saya mau mengatakan bahwa, TVRI, RRI, dan Antara telah melakukan sebuah konsep pemerataan akses yang menjangkau semua kalangan hingga pelosok-pelosok,” kata Joni Lumba.
Catatan RRI, TVRI intens mempersiapkan Siaran Piala Dunia sesuai visi Bapak Presiden Prabowo yakni/ siaran harus menjangkau semua kalangan Bangsa Kita. Oleh karena itu, jelang pelaksanaan yang akan kick off mulai 11 Juni 2026, TVRI terus membangun komunikasi dengan Pemerintah agar menjawab kebutuhan masyarakat menikmati Pesta Bola Piala Dunia 2026 dengan Tema “Bola Gembira”. (at)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....