Zoar Cup II Padukan Kompetisi Olahraga dan Misi Sosial

  • 21 Sep 2026 09:26 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Open Volleyball Tournament Zoar Cup II Tahun 2026 resmi dibuka Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt, S.H., di Lapangan Fetomone, Kelurahan Penkase-Oeleta, Sabtu 19 September 2026. Turnamen yang diikuti 24 tim tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bola voli, tetapi juga mendukung penggalangan dana pembangunan gedung Gereja Zoar Penkase.

Turnamen ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-28 Gereja Zoar Penkase dan melibatkan 16 tim putra serta delapan tim putri. Ketua Panitia Zoar Cup II, Nerson Baitanu, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang olahraga, membangun sinergisitas antarumat beragama, dan memupuk karakter sportif di kalangan pemuda.

Jeffry memberikan apresiasi kepada panitia dan Jemaat GMIT Zoar Penkase yang telah menyelenggarakan kompetisi tersebut. “Dengan banyak event, kita bisa mengukur kemampuan kita,” kata Jeffry yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum KONI Kota Kupang.

Selain mendorong perkembangan atlet, Jeffry mengajak peserta dan masyarakat yang hadir ikut mendukung pembangunan gedung gereja sesuai kemampuan masing-masing. “Bukan saja doa, tetapi apa yang bisa kita bantu, mari kita bantu untuk pembangunan gedung kebaktian ini,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan olahraga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Karena itu, Jeffry meminta para atlet tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadikan turnamen sebagai momentum mempererat persaudaraan.

Pertandingan Zoar Cup II menggunakan sistem internasional dan mengacu pada regulasi resmi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI). Sejumlah pemain dari luar wilayah Nusa Tenggara Timur juga turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Zoar Cup II memperebutkan piala bergilir yang pada penyelenggaraan Zoar Cup I Tahun 2025 kategori putra diraih tim Bank Indonesia. Jeffry pun berpesan agar seluruh peserta menjunjung sportivitas selama pertandingan karena kemenangan tidak boleh dicapai dengan mengorbankan persaudaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....