Sekjen PCI Pusat Kagumi Lapangan Cricket NTT

  • 02 Agt 2026 16:59 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Sekertaris Jendetral Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia, Dr. Albert W. Aldrian Tangkudung, M.Pd sangat terkesan dan mengagumi Lapangan Cricket NTT yang sementara ini dibangun di Tanah Merah, Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Ia melontarkan kekagumannya saat meninjau langsung proses pambangunan Lapangan Cricket NTT dimaksud, didampingi Ketua Umum PCI NTT, Inche Sayuna, Sekertaris PCI NTT, Drs. Ambo, dan Jajaran Pengurus dan Pelatih, Sabtu 1 Agustus 2026.

Menurut Albert Tangkudung, program yang sedang berjalan oleh Pengurus PCI NTT sangat hebat ditengah efisiensi anggaran oleh Pemerintah. “Wah ini luar biasa yah PCI NTT, dimana disaat efisiensi dari pusat hingga ke daerah yang dilakukan oleh Pemerintah, malah di NTT bangun lapangan, ini sungguh luar biasa bagi kami pengurus pusat PCI,” ucapnya kepada wartawan.

“Dimana Pelatnas banyak yang dipulangkan, kita Cricket malah bertambah atletnya. Sementara di NTT satu-satunya cabor di NTT yang sedang gencar-gencarnya bangun lapangan bertaraf internasional sebesar ini, sungguh luar biasa bagi kami,” ucap Albert Tangkudung.

Menurut Albert, program yang dilakukan PCI NTT saat ini menjadi momentum besar bagi cricket NTT untuk terus mengembangkan cabang olahraga ini, dan tahun depan (2027) sudah bisa digunakan oleh atlet untuk berlatih. “Jadi menurut kami ini nilia lebih yang didapatkan dibandingkan provinsi lainnya, dan mudah-mudahan prestasinya naik begitu,” katanya.

Ia berharap, pembangunan lapangan cricket bertaraf internasional di NTT akan menjadi cikal bakal Cricket Indonesia semakin dikenal di Provinsi Nusa Tenggara Timur. “Jadi mudah-mudahan hasil prestasi Cricket mulai lahir dan berkembang pesat dari NTT, dan menembus dunia,” tutur Albert.

Ketua Umum Pengurus Provinsi PCI Nusa Tenggara Timur, Dr. Inche D.P. Sayuna, S.H., M.Hum., M.Kn manyampaikan, pihaknya berharap lapangan 1 (satu) sudah rampung pada tahun 2026 ini. Menurutnya, tahun 2027 lapangan ini sudah dirampungkan dan akan digunakan sebagai tempat latihan.

“Dan sebentar lagi kita akan melaksanakan Popda dan Kejurda itu artinya kita sudah mulai dengan infrstruktur yang kita butuhkan untuk PON, tapi kita juga mulai dengan program-program persiapan atlet. Nah melalui even ini kita harapkan ada progress prestasi yang mulai kita tata dengan baik, dalam rangka persiapan kita menghadapi tuan rumah PON nanti,” ujarnya.

Inche Sayuna juga menyampaikan bahwa, PCI NTT bekerjasama dengan Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, sementara membangun Stadion Cricket berstandar Internasional diatas lahan seluas 6 hektare. Kawasan tersebut yang terletak di Tanah Merah, Kupang Tengah, Kabupaten Kupang ini terdiri dari 3 (tiga) lapangan, 2 (dua) outdoor dan 1 (satu) indoor.

“Target kami adalah merampungkan Lapangan 1 pada Tahun 2026 untuk persiapan PON. “Kawasan ini juga berkonsep Sport Tourism, di mana kami menyiagakan dua unit kapal untuk mengajak para pemain berlayar dan memancing di pulau-pulau kecil sekitar NTT,” kata Inche.

Sekertaris PCI NTT, Drs. Ambo menyampaikan, proses pembangunan lapangan satu (1) Cricket NTT tidak terlalu berkembang signifikan karena terkendala anggaran, karena anggaran yang digunakan saat ini masih bersifat mandiri dan swadaya pengurus. “Tetapi kita tetap berproses terkait hal-hal yang bisa dilaksanakan di lapangan ini, baik pitch turf kita sudah mulai berproses dan terus kita kerjakan walaupun belum selesai” ucap Drs. Ambo.

“Namun kita akan terus bekerja dan berusaha malakukan hal-hal yang bisa kita lakukan kita kerjakan, termasuk merapikan lapangan satu ini sambil mencari anggaran tambahan untuk merapikannya secara utuh, karena masih ada banyak pekerjaaan yang harus dipotong, ditambah seperti bak penampung air, dan lain sebagainya,” tutur Ambo.

Menurut Sekum PCI NTT, proses lainnya yang sementara berjalan adalah, pembangunan sebuah bak penampung air dengan kapasita sebesar 32 ribu liter sebagai persiapan untuk pemeliharaan pitch turf 1 dan area 30 yard disekelilingnya. “Karena kita kebutuhannya sangat besar kami juga laksanakan budidaya rumput untuk pitch dan lapangan area 30 yard dan pendukung lainnya,” ucapnya.

Cricket NTT juga merencanakan akan menggelar sebuah even persahabatan berskala internasional antara Indonesia, Australia, Timor Leste, dan India pada Juli 2027. Sehingga diharapkan lapangan tersebut terus berproses dan mendapat perhatian dan dukungan serius berbagai pihak termasuk anggaran dari Pemerintah. (at)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....