Aturan Ketat Diterapkan Panitia Turnamen Dandim Cup

  • 29 Agt 2025 07:28 WIB
  •  Kupang

KBRN, Sumba: Ketua Panitia Turnamen Dandim Cup Sumba Barat, Tanus Misi Mogi menegaskan bahwa, seluruh pemain, pelatih, dan ofisial wajib menaati tata tertib serta aturan yang telah disepakati bersama. Hal ini dilakukan demi menjaga kelancaran jalannya pertandingan sesuai regulasi yang berlaku dalam dunia sepak bola.

Ia menekankan pentingnya disiplin sejak menit pertama hingga menit terakhir pertandingan. Menurut Tanus, salah satu aturan mendasar yang wajib dipatuhi adalah kewajiban pemain cadangan untuk mengenakan rompi selama berada di bangku cadangan.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa hanya pemain cadangan dan ofisial resmi yang diperbolehkan berada di area bangku cadangan. “Kita harus menjaga ketat agar tidak ada pelanggaran atau teguran dari pengawas pertandingan,” katanya.

Panitia menyiapkan mekanisme teguran bagi tim yang melanggar tata tertib. Peringatan awal akan diberikan secara lisan, namun jika masih diabaikan, maka teguran tertulis akan dilayangkan melalui pengawas pertandingan.

Dengan langkah ini, panitia berharap setiap tim bisa menjaga sikap profesional dan menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung. Selain soal disiplin pemain dan ofisial, panitia juga memperhatikan aspek kebersihan lingkungan.

Tanus menyebutkan, setiap tim diwajibkan untuk mengumpulkan sampah di area bangku cadangan setelah pertandingan selesai. Sampah yang terkumpul kemudian akan diangkut dan dimusnahkan oleh panitia.

“Kami ingin suasana tetap tertib dan bersih,” ujarnya. Dalam upaya menjaga kebersihan, panitia juga berencana menjalin kerja sama dengan Pramuka Sumba Barat untuk membantu pengelolaan sampah setelah pertandingan.

Namun, untuk sementara, pengelolaan kebersihan masih ditangani langsung oleh panitia turnamen. Hingga kini, volume sampah masih dapat dikendalikan dengan baik.

Dengan penerapan aturan yang ketat serta perhatian pada aspek kebersihan, panitia berharap Turnamen Dandim Cup Sumba Barat bisa berlangsung lancar, tertib, dan tetap menjaga nilai sportivitas. Semua ini diharapkan menjadi contoh positif bagi para pemain, ofisial, dan penonton dalam mendukung perkembangan sepak bola di daerah tersebut. (Jl)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....