Bupati Rote Ndao Soroti Dugaan Upaya Hambat Pembangunan K-SIGN
- 30 Sep 2026 08:35 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Jakarta - Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyoroti informasi yang dinilainya berupaya menghambat pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN). Hal tersebut disampaikan Paulus setelah bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan di Jakarta, Senin, 28 September 2026.
Paulus menyebut terdapat pihak tertentu yang menyampaikan informasi tidak benar melalui surat kepada Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono. Pernyataan tersebut merupakan klaim Paulus dan belum memuat tanggapan pihak yang disebut.
Menurut Paulus, informasi tersebut berpotensi memengaruhi keberlanjutan pembangunan K-SIGN di Kabupaten Rote Ndao. Ia menyatakan pemerintah daerah akan terus mengawal pembangunan bersama pemerintah pusat.
“Kami sepakat untuk melawan setiap oknum yang berniat jahat,” tegas Paulus. Ia menilai pembangunan daerah seharusnya tidak dikorbankan akibat kepentingan tertentu.
Paulus juga meminta seluruh pihak mengedepankan gagasan dalam menyikapi pembangunan K-SIGN. “Stop politisasi dan siapkan diri bertarung ide dan gagasan,” ujarnya.
Ia mengatakan persoalan pembangunan harus diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi bersama. “Kami sepakat bahwa komunikasi dan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak menjadi kunci,” katarnya.
Pertemuan dengan Menteri KP juga membahas penyelesaian persoalan lahan dan isu masyarakat. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebelumnya menyatakan pembangunan K-SIGN diarahkan untuk memperkuat industri garam nasional.
Paulus menegaskan Pemkab Rote Ndao tetap mengawal pembangunan K-SIGN sesuai tahapan. Ia berharap seluruh pihak menjaga informasi yang disampaikan kepada publik agar berdasarkan fakta lapangan. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....